Makassar, umi, ac.id – Dosen Sekolah Tinggi Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Petra Baliem Wamena, Fransisca Christiana Dewi sedang melakukan penelitian bertajuk ‘Studi Potensi Pengolahan Limbah Biji Buah Merah (Pandanaus Conoideus. L) Secara Pirolisis Untuk Produksi Asap Cair Sebagai Biopestisida Pada Tanaman Ubi Jalar (Ipomea Batatas. L)’.

Untuk menunjang penelitiannya, Fransisca Christiana Dewi memilih Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) sebagai lokasi penelitian dan lokasi pengujian sampel penelitian.

Alasan Fransisca Christiana memilih FTI UMI sebagai lokasi penelitian ini tidak lain, karena FTI UMI memiliki alat pengolahan limbah serat menjadi asap cair di Laboratorium.

“Saya memilih bekerjasama dengan FTI UMI karena terkait dengan topik utama penelitian saya yaitu pengembangan asap cair sebagai biopestisida dari bahan baku limbah buah merah Papua. Saya mendapatkan info bahwa di FTI UMI memiliki alat yang lengkap tentang pengolahan limbah serat menjadi asap cair,” ungkap Fransisca, Senin (13/7/2020).

Rencannya, kata Fransisca, pihaknya akan meneliti di FTI UMI selama 3 bulan, namun Karena kondisi di tengah gempuran Pandemi Covid-19, maka akan dipersingkat menjadi dua pekan

“Seharusnya untuk jadwal normal 3 bulan pak. Karena tujuannya mengadopsi spirit dari TPM (UMI) untuk selanjutnya dikembangkan di TPP (STIPER Petra Baliem Wamena). Namun kondisi yang tidak memungkinkan untuk 3 bulan, jadi menjadi 2 pekan untuk scenario terburuknya,”tuturnya.

Fransisca mengatakan, pihaknya telah mulai meneliti di Laboratorium FTI UMI pada 7 Juli 2020 lalu.

Diketahui, dalam melakukan penelitian ini Fransisca didampingi oleh Dosen STIPER Petra Baliem Wamena Sumiyati Tuhuteru, SP. M.Sc,. Mereka berdua bertindak sebagai Tim Peneliti Pengusul.

Sedangkan dari UMI yang berstatus sebagai Tim Peneliti Mitra (TPM) adalah Dr. Ir. Andi Aladin, MT dan Ir. Setiyawati Yani, ST. MT., PhD.

(HUMAS)