Kepala Lapas II A Propinsi Riau , Surianto meraih gelar Doktor Ilmu Manajemen di Program Pascasarjana Universitas Muslim Indonesia (27/4) setelah menjalani ujian promosi Doktor Ilmu Manajemen Via Daring.

Meskipun di tengah pandemic wabah Covid-19, tidak menyurutkan semangat Surianto, untuk mempertahankan disertasinya didepan penguji yang dipimpin Prof. Dr. H. Basri Modding,SE.,MSi yang berjudul pengaruh motivasi kompetensi, budaya organisasi terhadap pemberdayaan Napi dan Kinerja pegawai pada lembaga pemasyarakatan kelas II A di Kepulauan Riau.

Penulisan disertasi yang dibimbing oleh Promotor, Prof. Dr. Hj. Jeni Kamase, SE.,Msi, dan Ko. Promotor, Prof. Dr. H. Syahrir Mallongi, SE.,Msi dan Dr Junaidin Zakaria, SE.,MSi, Surianto menjelaskan alasan mengambil judul disertasi tersebut yaitu untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh motivasi, kompetensi, budaya organisasi terhadap pemberdayaan Napi dan kinerja Pegawai pada Lapas Kelas II A di Kepulauan Riau yang dipimpinnya.

Penelitian menggunakan Sampel sebanyak 118 responden dengan model analisis deksriptif kualitatif dan structural Equation Model (SEM) dengan menggunakan program AMOS.

Surianto memaparkan hasil penelitiannya yang mengindikasikan bahwa motivasi secara langsung mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan Napi, sedangkan kompetensi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan narapidana. Budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pemberdayaan napi.

Lanjut dikatakan, motivasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. kompetensi mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai . Budaya organisasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Motivasi mempunyai memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai yang dimediasi oleh pemberdayaan Napi.

Kompetensi memiliki pengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai dimediasi oleh pemberadyaan napi. Budaya organisasi posititf dan signifikan terhadap kinerja pegawai melalui pemberdayaan napi dan pemberdayaan napi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, ujarnya.

(HUMAS)