Seminar Nasional Peningkatan Madrasah Efektif berlangsung di Puri Khatulistiwa Hotel Bandung (4/10), dihadiri Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag R.I  Prof.Dr. Dedi Djubaedi, M.Ag, Kakanwil Kemenang Jawa Barat, dan ratusan praktisi pendidikan.  Trainer Nasional Peningkatan Madrasah Efektif Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA yang juga Ketua LPDKI UMI diundang sebagai pembicara utama.

Direktur Pendis Kemenag RI Prof.Dedi Djubaedi dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan ini sangat strategis untuk peningkatan madrasah efektif. Hasil seminar dapat diimplementasikan seiring dengan perubahan untuk meningkatkan mutu madrasah.

Dikatakan pula bagaimana menjadikan kepala madrasah kreatif, dan inovatif dalam mengelola madrasah. Harapannya pada tahun 2014 semua madrasah masih tetap eksis dengan memenuhi standar minimal Akreditasi BAN S/M. Selain itu, Prof. Dedi meminta Kepala Madrasah agar mampu bermimpi besar dengan win win thought (pemikiran yang positif) serta memiliki semangat dan konfidensi madrasah.

“Dengungkanlah madrasah yes, madrasah fight (kerja keras dan madrasah win (sukses),” kuncinya.

Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA dalam pemaparannya menjelaskan bahwa peningkatan madrasah efektif adalah upaya strategis yang dilakukan stakeholder madrasah secara kontinyu dan terencana guna peningkatan mutu madrasah. Hal ini dimulai dengan niat pimpinan madrasah untuk mau berubah ke arah yang lebih baik. Selain itu, kepemimpinan dan manajemen kepala madrasah bersinerji dengan komite, yayasan, dunia industri dan melibatkan orang tua/masyarakat secara aktif dalam membenahi madrasah. Namun kunci utama adalah adanya niat stakeholder madrasah untuk mau berubah diiringi dengan kreatifitas dan inovasi.

“Contoh kecil membuat tempat sampah dari ember bekas cat, kemudian foto salah seorang siswa yang sedang buang sampah ditempelkan pada ember cat tersebut, sebagai contoh bagi anak yang lain. Akhirnya anak-anak jadi terbiasa membuang sampah pada tempatnya,” urainya.

Selain itu, peningkatan madrasah efektif melalui leadership dan manajemen kepala madrasah untuk mampu melihat semua potensi stakeholder madrasah (Komite, Kamad,guru,siswa dan orang tua)  untuk dimanfaatkan dan dilibatkan dalam mengembangkan madrasah. Ada ungkapan Gardner, “it’s not how smart are, but how are you smart”, maksudnya anda tidak perlu terlalu cerdas ilmunya, tetapi bagaimana cerdas memanfaatkan potensi dan keunggulan orang lain untuk peningkatan madrasah yang efektif.

“Kami sengaja menghadirkan Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA dari UMI Makassar yang menjadi konsultan madrasah dan trainer nasional peningkatan madrasah efektif,” ungkap Ketua Madrasah Development Centre (MDC) Jawa Barat Dr.Hj.Ulfiah, M.Si.

“Bahkan tahun depan MDC Jabar akan menjadikan isu peningkatan madrasah efektif dalam seminar Internasional,” harapnya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!