Pelatihan Supervisi KKN Tahun Akademik 2019/2020 oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (30 Desember 2019)

Posted by Umi Makassar on Monday, December 30, 2019

Ada yang berbeda pembekalan supervise KKN UMI tahun ini yang dilaksanakan di penghujung tahun 2019 (30/12) di Aula Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) UMI, Menara UMI lt.3.

Kegiatan yang berlangsung dua hari tersebut, menghadirkan Kepala Bapeda Kabupaten yang akan ditempati lokasi KKN Mahasiswa UMI tahun 2020.

LPkM UMI Menghadirkan kepala Bapeda dari lima kabupaten, yaitu Kabupaten Pangkep, Gowa, Takalar, Jeneponto dan Pinrang, upaya dalam memaksimalkan peran mahasiswa dan dosen pendamping dalam melaksanakan program KKN yang langsung menyentuh program pemerintah setempat.

“Diharapkan kehadiran Kepala Bapeda dapat terbangun sinergitas program di desa sesuai program pemerintah, sehingga program mahasiswa KKN UMI langsung menyentuh kepada kebutuhan masyarakat dan memberi kemanfaatan bagi masyarakat, hal ini disampaikan Kepala LPkM UMI, Prof.Dr. H Ahmad Gani,SE.,MSi sesaat setelah membuka pelatihan supervisi KKN UMI yang diikuti 39 dosen dalam lingkup UMI.

Sementara itu, Kepala Bappeda Pangkep, Abdul gaffar menguraikan potensi local di kabupaten pangkep dan kolaborasi program yang dapat dilaksanakan, Universitas Muslim Indonesia, PTS terkemuka dan memiliki kemitraan baik dalam maupun luar negeri, karena itu, kehadiran mahasiswa KKN dan Dosen supervise memberikan pencerahan dengan desain program sinergitas dan kolaborasi dengan pemerintah dan swasta yang berkelanjutan, hal ini disampaikan, Abdul Gaffar di depan peserta pelatihan supervise KKN UMI (30/12).

“Setiap program yang dilaksanakan tidak hanya berhenti pada satu angkatan akan tetapi terus dikembangkan, ujar Abdul Gaffar
Hadir dalam acara Sekretaris LPkM UMI, Dr. H. Abd. Rauf Assgaf,M.Pd., Kepala Pusat KKN, Ibrahim,SE.,MM dan Kapus Inovasi dan Pengabdian, Dr. Ir Rustam,MSi.

Hal senda juga disampaikan Ketua LPkM UMI, Prof.Dr. H Ahmad Gani, Program yang didesain di masyarakat, adalah program pemerintah yang bersinergi dengan mahasiswa KKN UMI dan stakeholder dan sifatnya berkelanjutan. Jika program belum tuntas, maka akan dilanjutkan Dosen dalam bentuk kegiatan PkM dan seterusnya dalam upaya menyiapkan masyarakat yang unggul menuju Indonesia maju, ujar Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMI ini.

Kepada Dosen supervise KKN UMI, diharapkan betu-betul optimal melaksanakan pendampingan dan berkomunikasi dengan pemerintah sekaligsu mengamati program pembinaan masyarakata desa yang dapat dikembangkans ecara berkelanjutan, ujar Ahmad Gani yang juga alumni UMI ini.

(HUMAS)