Kiat-Kiat meraih lailatul qadr menjadi topik yang dibahas pada pesantren Ramadhan Virtual UMI dihari ke 26. (Selasa, 19/5). Hadir Host Dr. M. Ishaq Shamad, dan Dr. Hj. Nurjannah Abna. Hadir pula Drs. H. Abd. Hamid Sulaiman, M.Hum, serta sejumlah mahasiswa dan siswi SLTA.

Host Dr. M. Ishaq Shamad mengemukakan malam ini, adalah malam ke 27 Ramadhan 1441 H, biasanya malam ke-27 Ramadhan, sangat dicurigai oleh para ulama sebagai malam turunnya lailatul qadar. Untuk itu, tema yang dibahas pada sore ini, adalah kiat-kiat meraih malam lailatul qadar. Semoga semua peserta pesantren Ramadhan virtual UMI dapat meraihnya, harapnya.

Ia juga menambahkan, jika mampu meraih malam lailatul qadar, maka ibadah yang dilakukan pada malam itu, lebih baik dari 1000 bulan, sehingga jika dihitung jumlahnya sekitar 83 tahun. Ini suatu fasilitas yang istimewa yang diberikan Allah Swt kepada umat Islam yang beribadah di bulan suci Ramadhan, jelasnya.

H. Abd. Hamid Sulaiman menambahkan, salah satu kiat meraih malam lailatul qadr, adalah dengan banyak membaca Al-Qur’an, bahkan 1 huruf dari bacaan al-Qur’an, pahalanya bisa berpuluh kali lipat. Rasulullah sangat menganjurkan umat Islam untuk banyak membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan, jelasnya.

Host Dr. Nurjannah Abna menjelaskan sejumlah kiat yang dapat dilakukan agar bisa meraih malam lailatul qadar, antara lain melakukan I’tikaf, shalat lail dan shalat sunat tahajud, membaca Al-Qur’an dan banyak berzikir serta lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dikatakan, walaupun pada interaktif virtual ramadhan UMI yang lalu, Dr. KH. M .Zein Irwanto sudah menjelaskan sejumlah tanda-tanda turunnya lailatul qadr, diantaranya langit terasa sempit, karena para Malaikat turun ke bumi dan memenuhi langit, semuanya mendoakan orang-orang mukmin yang sedang beribadah kepada Allah SWT. Selain itu, tanda-tanda lainnya, adalah cuaca pada pagi harinya sangat teduh dan tenang. Bahkan malam itu penuh cahaya, jelasnya.

Host Dr. M. Ishaq Shamad mendoakan semoga semua peserta pesantren Ramadhan Virtual UMI yang hadir pada sore ini, semuanya bisa memperoleh malam lailatul qadar, sehingga bisa sukses dalam menyelesaikan studinya dan dapat membahagiakan keluarganya, aamien YRA, kuncinya.

(HUMAS)