UMI Makassar – Ketua Komisi Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional (KEPPKN) Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Triono Soendoro, PhD melantik dan mengkukuhkan pengurus Komisi Etik Penelitian Kesehatan Universitas Muslim Indonesia dan Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Periode 2016 – 2020, disaksikan Wakil Rektor V UMI Prof. Dr. H. Ma’ruf Hafidz, SH, MH, Direktur R. S. Ibnu Sina YW-UMI Dr. dr. Dwi Joko Purnomo, MPH, dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) UMI Prof. Dr. H. Hambali Thalib, SH, MH, diruang Senat Menara UMI lantai 9, Rabu, 1 Maret 2017.

Wakil Rektor V UMI Prof. Dr. H. Ma’ruf Hafidz, SH, MH, mengatakan, kehadiran pengurus Komisi Etik Penelitian Kesehatan UMI dan RS Ibnu Sina, sangat positif dan kita sambut dengan baik, karena UMI sebagai institusi pendidikan banyak membina program studi kesehatan dan memiliki rumah sakit, sehingga dalam melakukan penelitian, khususnya dibidang kesehatan, harus menghormati dan memperhatikan etika. Jadi setiap penelitian dibidang kesehatan wajib menghormati mahluk hidup sebagai subyek penelitian.

Semangat para dosen UMI di bidang kesehatan untuk melakukan penelitian sangat antusias, terbukti banyaknya usulan penelitian yang masuk di lembaga penelitian UMI. Mudah-mudahan dengan kahadiran pengurus Komite Etik Penelitian UMI semakin menggairahkan para peneliti UMI dan mengambil peran dalam pembinaan penelitian, khususnya dibidang kesehatan demi pengembangan ilmu pengetahuan.

Ketua KEPPKN Kementerian Kesehatan RI Dr. dr. Triono Soendoro, PhD mengatakan, sebagai pengurus komisi etik penelitian kesehatan, harus ikhlas menerima dan melaksanakan tugas, karena komisi ini memiliki tugas dan tupoksi yang luar biasa, diantaranya adalah melakukan pembinaan dan memberikan masukan dalam  penegakan etik menjadi kebijakan. Disamping itu, komisi ini juga melakukan akreditasi, ini sangat penting karena merupakan pengakuan dalam melakukan publikasi ilmiah.

Semoga kehadiran komisi ini dapat memperkuat dan membantu tugas KEPPKN Kementerian Kesehatan RI di daerah ini, dan dapat memupuk keluhuran nilai-nilai ilmiah dan etik, khusunya di UMI, demi pengembangan ilmu pengetahuan yang terus berkembang.

Pengurus Komisi Etik Penelitian Kesehatan UMI yang dilantik antara lain, Dr. dr. Sri Vitayani, Sp.KK, FINSDV sebagai ketua, Dr. dr. Muh. Khidri Alwi, M.Kes Wakil Ketua, Sekretaris Dr. Sitti Fatimah, SKM, M.Kes, dan Dr. Andi Emelda, S.Si, M.Si, Apt sebagai Wakil Sekretaris, dilengkapi dengan Tim Reviewer.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!