Koord. Kopertis Wil. IX Sulawesi, Prof Niartiningsih Salut pada Pendidikan Karakter Pesantren UMI

UMI Makassar – Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi Prof.Dr. Ir.Hj.Niartiningsih, M.P hadir dan memberikan materi pada penyambutan MABA Pekan Pesantren Gelombang Keempat yang dibuka dalam Rapat Senat Terbuka Luar Biasa oleh Rektor UMI Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar, M.A (28/8). Hadir sejumlah anggota Senat UMI yang hadir secara lengkap hari ini.

Rektor UMI Prof. Dr.Hj.Masrurah Mokhtar, M.A dalam sambutan penerimaan menyatakan selamat datang kepada Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi yang sempat hadir dan akan memberikan materi pada Pekan Pesantren Gelombang Keempat ini. Rektor UMI meminta MABA UMI untuk bersyukur karena dinyatakan lulus di UMI, dan masuk di Universitas yang tepat, karena UMI berbeda dengan PTS lainnya. Pasalnya di UMI ada Pekan Pesantren, Program Pencerahan Qalbu, dan sejumlah materi untuk pencerdasan otak dan qalbu. Selain itu, orang yang bersyukur akan ditambah nikmatnya oleh Allah Swt, sebagaimana Allah berfirman dalam Al-Qur’an, artinya Barangsiapa bersyukur, maka Allah akan menambah nikmatNya, barangsiapa yang kufur, maka azabNya sangat pedih.

koperts pesantren1

Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi membahas materi “Peran Perguruan Tinggi Dalam Mendorong Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia”. Dikatakannya MABA UMI saat ini adalah generasi penerus bangsa di masa depan. Selain itu, kehadiran Kopertis Wilayah IX dapat mendekatkan diri dengan mahasiswa. 363 Peguruan Tinggi Swasa yang ada di wilayah Kopertis IX Sulawesi, UMI-lah yang terbesar, baik dari kemahasiswaan, dan Sumber Daya Manusia, jelasnya. Selain itu, lahirnya pemimpin bangsa, umumya berasal dari Perguruan Tinggi. UMI masuk 11 besar dalam ajang PIMNAS yang diikuti bukan hanya PTS tapi juga PTN (Perguruab Tinggi Negeri). Oleh karena itu, UMI mengalahkan banyak PTN.

Pra kondisi MABA UMI sudah tahu tentang lingkungan Perguruan Tinggi, terutama tentang status akreditasi. Kemudian MABA harus menentukan sikap untuk menjalani proses pembelajaran sebagai manusia dewasa, termasuk pembentukan karakter. Pesantren ini sebagai upaya UMI melakukan pendidikan karakter.

“Ini sangat penting karena tanpa karakter, maka pendidikan hasilnya nol. Tentu ini sangat baik bagi MABA UMI sebelum menguasai IPTEK saat perkuliahan yang akan membanggakan UMI, dan keluarga, bangsa dan negara. Menjaga nama baik bangsa dan negaranya, jelasnya. Dengan predikat sebagai manusia terdidik dan manusia berguna (educated person), maka akan menjadikan manusia sukses,” jelasnya.

(Humas UMI)

Previous Ketua BAN-PT, UMI Penuhi Syarat PT ASEAN
Next Pemeran Mila Film 'Uang Panai' Ikuti Pesantren Kilat MABA UMI

You might also like

UMI Raih Anugrah KPID Award Sulsel 2016

UMI Makassar – Alhamdulillah dipenghujung 2016 UMI kembali raih penghargaan. Sabtu, 3 Desember 2016 bertempat di hotel Condotel Rektor UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA menerima piala dari Gubernur

Kultum UMI Bahas Prioritas dalam Hidup

KULTUM (Kuliah Tujuh Menit) berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (2/5) oleh  Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA membahas “Prioritas Dalam Hidup”. Hadir sejumlah dosen dan mahasiswa UMI.

Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UMI Memperoleh Akreditasi

Hasil reakreditasi Program Studi Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar memperoleh Akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor : 022/BAN-PT/Ak-XIV/S1/VIII/2011 tanggal 24