UMI Makassar – Komunitas Gizi (Kozim) Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang terdiri atas mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat UMI melaksanakan kegiatan Seminar Nasional Gizi Kesehatan Masyarakat dengan tema mencegah stunting di Indonesia melalui investasi gizi dan kesehatan terutama pada remaja puteri plus 1000 hari pertama kehidupan, di Auditorium al Jibra, (24/12).

Event ini diikuti  500 peserta terdiri atas masyarakat umum, dosen-dosen UMI, mahasiswa-mahasiswa dari berbagai fakultas dan universitas lain, seluruh Puskesmas di Makassar, Ibu PKK, Bidan, Majelis Ta’lim, KUA sekota Makassar, BKKBN provinsi Sulsel, hal ini disampaikan pembina Kozim UMI, Dr. St. Fatimah, SKM., M.Kes., di kantor Fakultas Kesehatan Masyarakat, kampus 2 UMI.

Kegiatan ini merupakan program kerja tahunan komunitas gizi FKM UMI. Untuk kegiatan seminar sebagai bentuk komitmen global perbaikan gizi “Sun Movement” terutama di negara berkembang. Selain itu, seminar ini bertujuan memperkenalkan Kozim kepada seluruh lapisan masyarakat sebagai komunitas pemerhati gizi Indonesia.

“Juga memberikan referensi kepada mahasiswa yang ingin melakukan penelitian tentang gizi di Universitas Muslim Indonesia dan membantu pelajar dalam memahami peran gizi dalam kesehatan masyarakat,” ujar Fatimah.

Sementara itu, Rektor UMI Prof. Dr. Hj.Masrurah Mokhtar di sela-sela seminar mengatakan, beliau memberi apresiasi kepada mahasiswa dengan berbagai kegiatan positif dan inovatif.

“Tentu kegiatan ini diharapkan sebagai motivator untuk terus belajar dan berkarya dan bersaing dan sekaligus membentuk kampus Universitas Muslim Indonesia menuju kampus yang sadar gizi,” ungkapnya.

Selain itu, seminar ini bertujuan pula sebagai bentuk gerakan perbaikan gizi di Indonesia khususnya di Sulsel sekaligus memberikan kesadaran pada seluruh lapisan masyarakat kalau kita masih jauh tertinggal dari negara lain dalam menghadapi stunting.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang didesain dalam bentuk Panel Seminar dan Talkshow “ Upaya Partnership untuk Mengakselerasi Perbaikan Gizi dan Kesehatan pada Periode Kritis (Critical Windows)  yaitu  Prof. Dr. dr. Abdul Razak Thaha, M.Sc., Drs. H. Misbahuddin, MA (Kanwil Departemen Agama Propinsi Sulawesi Selatan), dan Dirjen Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. Untuk seminar, menghadirkan Prof. Soekirman, MPS, Ph.D (Seberapa pentingkah biofortifikasi zat gizi mikro pada makanan dan minuman dalam mencegah gangguan gizi pada periode kritis…?), perusahaan industri Makanan dan Minuman (Peran industri makanan dan minuman dalam mendukung SUN Movement untuk perbaikan gizi anak bangsa), dan Dr. Sitti Patimah, SKM, M.Kes (Intervensi berbasis bukti untuk perbaikan gizi remaja puteri sebagai acritical windows).

(Humas UMI)