Mei 17, 2016 329 Views

Kultum Inspiratif Empat Lilin

UMI Makassar – Kultum Inspiratif berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI ( 17/5) oleh Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A. Hadir Wakil Rektor IV UMI KH.M.Zein Irwanto, S, M.A, para Wakil Dekan IV, sejumlah dosen dan mahasiswa UMI.

Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A menyatakan tema Kultum Inspiratif adalah Empat Lilin. Dikatakannya, ada 4 lilin yang menyala, sedikit demi sedikit habis meleleh. Suasana begitu sunyi sehingga terdengarlah percakapan mereka. Lilil yang pertama berkata: “Aku adalah Damai.” “Namun manusia tak mampu menjagaku: maka lebih baik aku mematikan diriku saja!” Demikianlah sedikit demi sedikit sang lilin padam.

Lilin kedua berkata: “Aku adalah Iman.” “Sayang aku tak berguna lagi.” “Manusia tak mau mengenalku, untuk itulah tak ada gunanya aku tetap menyala.” Begitu selesai bicara, tiupan angin memadamkannya.

Dengan sedih giliran Lilin ketiga bicara:”Aku adalah Cinta” “Tak mampu lagi aku untuk tetap menyala.” “Manusia tidak lagi memandang dan mengganggapku berguna.” “Mereka saling membenci, bahkan membenci mereka yang mencintainya, membenci keluarganya.” Tanpa menunggu waktu lama, maka matilah Lilin ketiga.

Tanpa terduga…
Seorang anak saat itu masuk ke dalam kamar, dan melihat ketiga Lilin telah padam. Karena takut akan kegelapan itu, ia berkata: “Ekh apa yang terjadi?? Kalian harus tetap menyala, Aku takut akan kegelapan!” Lalu ia mengangis tersedu-sedu. Lalu dengan terharu Lilin keempat berkata: Jangan takut, Janganlah menangis, selama aku masih ada dan menyala, kita tetap dapat selalu menyalakan ketiga Lilin lainnya: ”Akulah H A R A P A N “.

Dengan mata bersinar, sang anak mengambil Lilin Harapan, lalu menyalakan kembali ketiga Lilin lainnya.

Apa yang tidak pernah mati hanyalah H A R A P A N yang ada dalam hati kita….dan masing-masing kita semoga dapat menjadi alat, seperti sang anak tersebut, yang dalam situasi apapun mampu menghidupkan kembali Damai, Iman, Cinta dengan H A R A P A N-nya.

Untuk itu, sivitas akademika UMI perlu tetap menyalakan harapan yang besar kepada UMI untuk mencapai visinya “Berilmu Amaliah, Beramal Ilmiah, dan Berakhlaqul karimah”. Harapan tersebut harus menjadi spirit dalam setiap aktifitas sivitas akademika UMI, terutama akhlaqul karimah, sebagaimana Hadis Nabi “Innama buitsu liutammimaa makaarimal akhlaq” (Aku diutus ke dunia untuk menyempurnakan akhlaq manusia).

“Semoga warga UMI tetap berprilaku dengan akhlaq yang baik,” harapnya.

(Humas UMI)

Previous FTI UMI Sosialisasi Prodi Pendidikan Insinyur
Next Jelang Milad ke 62, UMI Gelar Pameran Pendidikan 2016

You might also like

50an Siswa SLTA Makassar Dilatih Pendidikan Karakter & Revolusi Mental

UMI Makassar – Pelatihan Karakter dan Revolusi Mental bagi Siswa-Siswi SLTA di Aula Prof. Dr. Hj.Masrurah Mokhtar, M.A (2/11). Hadir Wakil Rektor IV UMI KH. M.Zein Irwanto, S, M.A, Ketua

Kajian Tafsir Kitab Muslim

UMI Makassar – Kajian Hadis Kitab Muslim berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI oleh Dr.H.M.Thahir Bandu, M.A (22/10). Hadir Wakil Rektor IV UMI KH.M.Zein Irwanto, S.M.A, Ketua

Pelatihan Tahsin Al-Qur’an

UMI Makassar – Pelatihan Tahsin Al-Qur’an berlangsung di Ruang Training Centre LPDKI Kampus 2 UMI Jl.Urip Sumohardjo Makassar (11/9). Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.M.Ishaq Shamad, M.A, dan sejumlah peserta dari