Kuliah Tujuh Menit (Kultum) berlangsung di Masjid Kampus 2 UMI (13/6) oleh Drs.Syamsul Bahri,MA membahas kebahagiaan dunia akhirat. Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA, para wakil Dekan IV UMI, sejumlah dosen dan mahasiswa UMI.

Ustaz Syamsul Bahri menyatakan ukuran kebahagiaan manusia tidak ditentukan oleh banyaknya harta, jabatan yang tinggi, tetapi ukuran kebahagiaan adalah seimbangnya kehidupan duniawi dan ukhrawi, dengan tiga syarat, yakni tazakka (suci bersih), artinya apa yang dimakan dan diminum dengan halalan thayyibah, termasuk sumbernya harus halal. Selain itu hati manusia harus dijaga dengan tidak iri, cemburu dan sakit hati.

Kedua, orang bahagia selalu ingat kepada Allah dimanapun ia berada dengan selalu memberi/menjawab salam serta selalu berzikir kepada Allah. Ketiga, orang Islam yang bahagia adalah mereka yang selalu menegakkan shalat.

“Ketiga hal tersebut membentuk manusia yang tidak sombong dan akan merasakan kebahagiaan dunia dan akhirat,” ungkapnya.

(Humas UMI)