UMI Makassar – KKN merupakan keterpaduan antara kegiatan pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengalaman Ipteks karena pelaksanaannya mengambil lokasi di masyarakat dan memerlukan keterlibatan masyarakat maka realisasinya diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya, hal ini disampaikan rektor UMI Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA saat melakukan kunjungan KKN UMI di kecamatan Sanrobone kabupaten Takalar (9/5) yang dipusatkan di pondok pesantren Mizanul Ulum Sanrobone Takalar.

Hadir wakil rektor I bidang akademik Prof Dr H Syahnur Said MS, ketua LPMD UMI Prof Dr H Salim Basalamah, sekretaris LPMD Drs H Abd Rauf Assagaf M.Pd, camat Sanrobone diwakili kasubag pemerintahan yang juga alumni UMI nurhayati SE, kepala desa Paddinging, Sanrobone  dan Tonasa serta pimpinan pondok pesantren Mizanul Ulum Sanrobone, Takalar.

Masrurah menambahkan tujuan anak-anakku melaksanakan KKN selama 40 hari bertujuan mahasiswa mampu menghayati masalah yang dihadapi masyarakat dalam pembangunan dan belajar memecahkan masalah tersebut secara prgamatia dan interdisipliner sehingga pada akhirnya mahasiswa memperoleh pengalaman belajar melakukan kegiatan pembangunan di masyarakat secara konkrit yang bermanfaat bagi mahasiswa dan masyarakat dimana mereka ditempatkan.

Sementata itu, ketua LPMD Prof Dr H Salim Basalamah melaporkan kegiatan KKN angk.58 ini berjumlah 141 dipusatkan di kecamatan Sanrobone yg terdiri atas tiga desa yaitu Sanrobone, Paddinging dan Tonasa.

Rangkaian kunjungan KKN ke Sanrobone rektor UMI beserta rombongan juga melakukan peninjauan rumah yang telah direhab sebagai hasil program RUTILAHU (Rumah tidak layak huni) kerjasama Mensos RI dan LPMD UMI di kec. Sanrobone.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!