Lagi, LPDKI UMI Roadshow Zikir & Do’a Jelang UN

UMI Makassar – Lagi, LPDKI UMI road show Zikir dan Do’a Menjelang Ujian Nasional di sejumlah SLTA di Bone (1-2/4). Hadir Tim Zikir UMI dipimpin oleh Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A, sekaligus memandu acara tersebut. Hadir pula Tim fasilitator LPDKI UMI, kepala sekolah, guru dan ratusan siswa-siswi kelas XII yang akan mengikuti UN hari Senin mendatang.

Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama LPDKI UMI dengan IPMIBAR (Ikatan Pelajar Mahasiswa Bone Barat) dan pihak SLTA di Bone.

Perwakilan IPMIBAR, Reski menyatakan kegiatan ini sebagai wujud rasa peduli pelajar mahasiswa asal Bone Barat kepada siswa-siswi SLTA yang akan selesai tahun ini, agar dapat menempuh UN dengan hati dan qalbu yang bersih, sehingga inshaa Allah akan dimudahkan dalam mengikuti UN. Selain itu, ini sebagai program IPMIBAR dalam menyambut calon mahasiswa asal Bone Barat.

Dikatakannya kegiatan ini dikerjasamakan dengan Tim Zikir LPDKI UMI, karena telah terbukti dapat menyentuh hati siswa-siswi, sehingga sebagian besar siswa-siswi terharu dan menangis saat zikir dan do’a, terutama saat diingatkan akan jasa-jasa kedua orang tuanya.

“Dengan begitu, mereka akan tertarik untuk masuk menjadi mahasiswa UMI, dimana UMI mengembangkan program pencerahan qalbu,” urainya.

Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, MA saat menyajikan materi menjelaskan pentingnya Do’a dan Zikir sebagai upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Mengingatkan siswa-siswi sudah belajar di SLTA selama 3 tahun, sekarang saatnya berdoa dengan sepenuh hati memohon dibukakan pintu-pintu kesuksesan dan kemudahan,khususnya bagi siswa-siswi dalam menempuh UN, sehingga semuanya lulus UN tahun ini 100%, amien. Selain itu, juga dijelaskan beberapa keunggulan UMI, diantaranya terakreditasi Institusi B, Universitas swasta terbaik di Kawasan Timur Indonesia, dan seterusnya.

“Sejumlah program studi dan berbagai prestasi mahasiswa UMI, seperti juara debat nasional, mendapat penghargaan di Taiwan dan presentasi makalah di Harvard University Amerika Serikat, dan banyak lagi prestasi lainnya,” jelasnya.

Ustas Ishaq juga mengantar siswa-siswi merenungi diri dan melihat potensi diri, yakni memiliki tujuan/cita-cita, jujur, terbuka, percaya diri, rasa ingin tahu tinggi, dan memiliki daya tahan. Selain itu, juga diingatkan akan jasa-jasa orang tua dan kesalahan dan dosa yang pernah diperbuat, sehingga sebagian besar siswa-siswi terharu dan meneteskan air mata. Kemudian dituntun untuk istigfar, zikir kalimat thayyibah, shalawat dan diakhiri dengan renungan dan do’a. Sebelum siswa-siswi bubar diminta untuk saling memaafkan antara siswa dan guru disertai shalawat kepada Nabi Muhammad Saw, kemudian foto bersama.

(Humas UMI)

Previous Dosen & Mahasiswa FTI UMI Dipacu Terbitkan Jurnal
Next Mahasiswa Teknik Kimia UMI Diajar oleh Dosen ITS

You might also like

Berantas Buta Aksara, UMI Lancarkan Program Keaksaraan

UMI Makassar – Wakil Rektor I Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar Prof Dr H. Syahnur Said, SE, M.Si melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan program keaksaraan fungsional tingkat dasar kerjasama UMI

Ijazah Pendaftaran Ulang Maba UMI Menyusul

Pimpinan Universitas Muslim Indonesia (UMI) memberi kelonggaran penyertaan ijazah dalam pendaftaran ulang bagi calon mahasiswa baru (maba) tahun akademik 2013/2014 yang akan melaksanakan pendaftaran ulang, hal ini disampaikan wakil Rektor

FTI UMI Miliki Guru Besar dari Jerman

Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar kembali berbangga, salah seorang alumni Fakultas Teknologi Industri UMI jurusan Teknik Kimia Prof. Ir. Rusli Yusfiah, MT.,PH.D telah eksis dan menjadi guru besar di salah