UMI Makassar – Pemimpin yang hebat adalah pemimpin yang memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Hal ini dikemukakan oleh Dr.M.Ishaq Shamad,MA saat memberikan materi pada pelatihan pendidikan karakter angkatan ke-8 bagi siswa-siswi SMK 1 dan SMA 5 Makassar (24/12) di ruang training centre Lembaga Pengembangan Dakwah dan Kampus Islami UMI.

Siswa-siswi diarahkan untuk merubah pandangan dan paradigmanya dari pikiran dan tingkah laku negatif ke arah pikiran dan tingkah laku positif untuk meraih prestasi. Dicontohkan Nabi Muhammad Saw terpilih sebagai pemimpin nomor 1 di dunia versi buku “100 Tokoh Dunia”karya Michael T.Hart karena beliau mampu merubah masyarakat jahiliyah ke arah masyarakat muslim yang berperadaban.

Dikatakan pula orang sukses di masa depan adalah orang yang memiliki karakter pemimpin, seperti shiddiq (jujur), tablig (menyampaikan kebaikan), amanah (tanggung jawab) dan fathanah (cerdas). Selain itu, siswa-siswi juga diingatkan untuk patuh dan taat kepada Allah SWT, dan taat dan hormat kepada kedua orang tua, terutama ibu yang telah mengandung, melahirkan dan membesarkan siswa-siswi.

“Termasuk yang harus dihormati adalah bapak dan ibu guru di sekolah karena mereka adalah wakil orang tua di sekolah,” jelasnya.

Disamping itu, peserta juga ditekankan untuk memiliki sifat-sifat Allah dalam Asmaul Husna, seperti ar Rahman ar Rahim (kasih sayang), al-Mukmin (jujur), al-Quddus (suci, bersih), dan seterusnya.

Salah seorang peserta bernama Dita dari SMA 5 Makassar menyatakan rasa terima kasih dan bersyukur atas pelatihan pendidikan karakter ini, karena selain dapat bersilaturrahmi dengan teman baru juga disajikan ilmu dan wawasan yang bisa mengenal diri dan potensi karakter kepemimpinan yang dimiliki untuk diasah dan dikembangkan di masa yang akan datang. Demikian pula Galih Andika mengemukakan kegembiraannya ikut pelatihan ini karena bisa berpartisipasi aktif dengan metode pembejaran yang sangat variatif disertai dengan game.

“Kami sangat mudah menerima materi yang disajikan karena tugas yang diberikan dikerjakan secara berkelompok”, ujarnya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!