Malam Introspeksi Diri atau Lailatul Muhasabah berlangsung di Masjid Kampus 2 UMI sesudah shalat isya (13/12) bersama mahasiswa (I) UMI Fakultas Ilmu Komputer, Fakultas Teknologi Industri dan Fakultas Kesehatan Masyarakat.

Hadir Wakil Rektor V UMI Dr.H.M.Arfah Shiddiq,MA, Ketua LPDKI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA, Wakil Dekan (WD) IV FIK Dra. Hj. Jamiah Tompo,MH, WD IV FTI Dr. Laifa,MT dan ratusan mahasiswa (I) UMI.

Dr.H.M.Arfah Shiddiq,MA menyatakan bahwa melakukan perenungan terhadap diri sendiri (muhasabah)  sangat dibutuhkan oleh manusia. Kadang-kadang ada sesuatu yang tidak disukai sering terjadi pada diri, maka sebaiknya laksanakan muhasabah untuk merenung.
Dikatakan pula, pada masa Rasulullah, Nabi Muhammad sering melakukan tahannus/bersepi-sepi (semedi), maka datanglah Malaikat Jibril melantik beliau sebagai Nabi dan Rasul. Ditambahkan pula jika mahasiswa ingin sukses, maka salah satu yang perlu dilakukan adalah muhasabah. Oleh karena itu, malam jum’at ini insya Allah semoga kita diberi petunjuk oleh Allah SWT.

Muhasabah juga sering dilakukan oleh para filosof dan para ulama yang sukses dan ini menjadi bagian dari agama Islam. Ada 4 hal yang perlu dicerahkan, yakni kecerdasan intelektual, jika IQ tidak tercerahkan, maka bisa timbul korupsi, penyimpangan seksual, dst. Kedua, pencerahan hati, karena hati manusia sering bolak-balik hati dan imannya, kadang baik, kadang buruk. Padahal jika hati/qalbu baik, maka baiklah seluruh tubuh. Ketiga, yang perlu dicerahkan adalah perasaan dan keempat adalah raga. Karena betapa banyak orang yang fisik/raganya sehat tetapi  hatinya sakit.

Dikatakan pula salah satu usaha introspeksi diri adalah dengan shalat, khususnya shalat taubat dan shalat tasbih untuk membersihkan jiwa dan raga dari perbuatan dosa/ kesalahan yang pernah dilakukan selama ini.

Wakil Rektor 5 UMI ini juga menekankan bahwa tujuan pendidikan Islam adalah untuk menyadarkan mahasiswa sebagai hamba Allah dan ini akan membawa kehormatan di mata Allah dan di kalangan manusia. Kedua, tujuan lainnya adalah kesadaran bahwa manusia sebagai khalifah di muka bumi.

“Manusia diberi amanah untuk mengelola alam dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan kehidupan dan kesejahteraan manusia di muka bumi,” jelasnya.

Untuk itu, muhasabah malam ini dapat menimbulkan kesadaran bahwa kita adalah hamba Allah, dan ini adalah predikat yang tinggi/ terhormat disisi Allah. Selain itu muhasabah ini juga memberi kesadaran mahasiswa untuk ahli di bidang masing-masing.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!