Konsultasi Pemeriksaan Substantif Paten dan Sosialisasi Kekayaan Intelektual oleh LP2S UMI (22 Januari 2020)

Posted by Umi Makassar on Wednesday, January 22, 2020

Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakan Workshop HKI dan Paten di Ruang Pertemuan LP2S, Menara UMI Lt. 4, Rabu, 22 Januari 2020.

Dengan tema Konsultasi Pemeriksaan Substantif Paten Dan Sosialisasi Kekayaan Intelektual Bagi Dosen Tetap Universitas Muslim Indonesia.

Wakil Rektor 1 UMI Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, MT. dalam sambutannya menyampaikan harapannya setelah dilaksanakannya konsultasi pemeriksaan substantif paten dan Kekayaan Intelektual ini dapat memberikan banyak haki dan paten untuk kemajuan institusi yang sama-sama kita cintai.

Harapan kami selanjutnya adalah LP2S UMI terus memacu memunculkan peneliti-peneliti baru yang penelitiannya siap untuk diberikan Haki dan Peten, tutupnya.

Kepala LP2S UMI Prof. Dr. H. Syahnur Said, SE.,M.Si. dalam laporannya mengurai bahwa peserta dalam acara ini berjumlah 36 orang yang merupakan peneliti penerima dana hibah oleh Kemristek Dikti yang harapannnya penelitiannya mendapatkan haki atau paten.

Kedua adalah pelaksanaan workshop dilaksanakan selama 2 hari mulai tanggal 21 s/d 22 Januari 2020.

Ketiga adalah narasumber yang akan memberikan konsultasi pemeriksaan substantif paten dan kekayaan intelektual adalah dari kementerian hukum dan HAM UMI yang kompeten berjumlah 4 orang yaitu Dian Nurfitri Kepala Subdirektorat Pemeriksaan Paten, Johani Siregar Pemeriksa Paten Utama, Abdi Saputra Sembiring Pemeriksa Paten Utama, dan Sri Sulistiyani Pemeriksa Paten Utama, tutupnya.

Turut hadir dalam pelaksanaan workshop yaitu Wakil Rektor 1 UMI Dr. Ir. H. Hanafi Ashad, MT, Ketua LP2S Prof. Dr. H. Syahnur Said, SE.,M.Si, Sekertaris LP2S Dr. Ir. Winarno Arifin, MT., Kapus SDM Dr. Lukman Chalid, SE.,M.Si, Kapus P3AI Dr. Ir. Ilmiah, MS., Dian Nurfitri Kepala Subdirektorat Pemeriksaan Paten, Johani Siregar Pemeriksa Paten Utama, Abdi Saputra Sembiring Pemeriksa Paten Utama, Sri Sulistiyani Pemeriksa Paten Utama dan peserta sebanyak 36 orang.

(HUMAS)