Seleksi Pemilihan Student Ambassador Kampus Islami UMI berlangsung di ruang LPDKI Kampus 2 UMI (28/3).

Hadir Sekretaris Yayasan Wakaf UMI Dr.Ir.Lambang Basri, Wakil Rektor 5 UMI, Dr.H.M.Arfah Shiddiq, MA, dan panitia Dr.M.Ishaq Shamad, MA, sekaligus sebagai Dewan Yuru serta hadir pula sejumlah dosen dan mahasiswa UMI.

M.Ishaq Shamad dalam laporannya menyatakan bahwa kegiatan pemilihan Student Ambassador kampus Islami merupakan agenda rutin tiap tahun yang dilaksanakan Lembaga Pengembangan Dakwah dan Kampus Islami (LPDKI) UMI. Tujuannya untuk memberikan ruang kreatifitas mahasiswa UMI untuk berkreasi dan berinovasi, khususnya dalam menuangkan ide dan gagasan mahasiswa untuk mewujudkan program Unggulan UMI, yakni kampus Islami. Selain itu, juga ajang uji nyali mahasiswa dalam mempresentasikan karya tulis ilmiah mereka di hadapan dosen dan dewan yuri.

“Peserta merupakan utusan dari fakultas dalam lingkup UMI. Mereka mempresentasikan karya tulis ilmiah dengan tema “Kampus Islami UMI menuju World Class University“,” ujarnya.

Kriteria pemilihan Student Ambassador ini, selain kemampuan menulis dan presentasi, mereka juga menunjukkan bakat dan keterampilan yang dimiliki, seperti Bahasa Inggeris/Arab, MC, dan hafal Al-Qur’an.

Pemenang seleksi akan mewakili fakultas masing-masing pada ajang Seleksi Student Ambassador Kampus Islami pada tingkat Universitas Juni mendatang. Seperti diketahui tahun lalu terpilih Rita Fatimah (Fak.Agama) dan telah mendapatkan Reward naik Umrah baru-baru ini serta sejumlah hadiah lainnya.


Seorang peserta bernama Waode Sri Irnawati (utusan Fak.Sastra) memaparkan hasil penelitiannya tentang busana muslimah mahasiswa UMI yang dianggapnya sudah lama dilaksanakan UMI. Ini merupakan keberhasilan kampus Islami dan keunggulan UMI.

“Namun tidak dipungkiri masih ada beberapa mahasiswi yang berbusana muslimah kurang Islami, misalnya menggunakan jeans dan baju yang ketat. Ini menjadi tantangan bagi sivitas UMI ke depan,” urai Mahasiswi Semester IV Fakultas Sastra ini.

Peserta lainnya A.Mangeppe menjelaskan “Minat Baca Mahasiswa UMI menuju World Class University” menggambarkan berbagai upaya UMI meningkatkan minat baca sivitasnya antara lain free hot spot internet, taman-taman baca di sekitar masjid dan di sudut-sudut kampus, kunjugan berkala ke perpustakaan, bedah buku, dan sebagainya. Sementara itu, Fitria Salmah (Fak.Farmasi) membandingkan busana muslimah mahasiswa Fak. Farmasi  (FF) dan Fak.Ekonomi (FE) UMI. Ternyata menurutnya sekitar 70% mahasiswa Farmasi menggunakan rok panjang dan hanya 60% mahasiswa Fak Ekonomi yang memakai rok panjang. Demikian pula celana jeans lebih banyak dipakai mahasiswa FE daripada mahasiswa FF.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!