LPkM UMI, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK-UMI), Ir. Muhammad Saenong, MP menggelar kegiatan PKM Pengolahan Ikan Berbapsis Sumber Daya Pesisir Pada Kelompok Wanita Nelayan “Sumber Reski ”Di Desa Bonto Bahari Kecamatan Bontoa Kab. Maros. di Desa Bonto bahari  Ke. Bontoa Kabupaten Maros, Minggu 13 Oktober 2019.  Kegiatan ini dibiayai oleh Internal Perguruan Tinggi Universitas Muslim Indonesia melalui LPkM-UMI.

Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh Tim Ir Muh. Saenong,MP sebagai ketua Tim dan Dr.Ir. Harlina Usman,MP dan Dr, Ir. Kasmawati Saleh,MP sebagai anggota dan melibatkan 2 orang dari mahasiswa Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UMI Makassar. Ketua TIM Pengabdi Ir. Muh. Saenong, MP mengungkapkan bahwa kegiatan ini  merupakan implementasi dari salah satu tri darma Perguruan Tinggi bidang Pengabdian kepada Masyarakat. Kegiatan  ini bertujuan membantu menfasilitasi kelompok melalui pelatihan/pendampingan dalam membuat produk olahan ikan laut antara lain naget ikan dan  bakso ikan bagi kelompok nelayan “Sumber Rejeki”, pengemasan dan pemasaran secara on line dengan menggunakan aplikasi Moji sehingga kelompok ini bisa lebih produktif dalam melakukan pengolahan dan pemasaran secara berkelanjutan.

Melalui kegiatan Pengabdian  ini target yang diharapkan adalah terjadinya peningkatan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan mitra kelompok wanita nelayan  tentang cara pengolahan ikan laut,  menghasilkan berbagai macam produk olahan ikan antara lain naget ikan dan Bakso ikan dengan kemasan yang menarik.

Selain itu Mitra kelompok usaha pengolahan ikan diharapkan mampu menerapkan manajemen keuangan dan strategi-strategi pemasaran yang sudah diperoleh selama pelatihan imbuh Dr.Ir. Harlina Usman,MP selaku anggota pelaksana.

Metode pendekatan yang digunakan dalam  pelatihan ini adalah metode partisipatif dimana mitra yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan mulai dari persiapan sampai terlaksananya kegiatan tersebut.

Hasil utama yang dicapai dalam kegiatan ini adalah mengaktifkan kelompok mitra untuk melakukan kegiatan pengolahan ikan berbasis wilayah pesisir.  Dampak positif dari kegiatan ini sudah dirasakan oleh kelompok pembudidaya ikan ini. Setelah  memperoleh penyuluhan dan pendamping an, kelompok wanita nelayan“Sumber Rejeki”.sudah mampu membuat produk olahan ikan naget dan bakso ikan beserta kemasannya.

Berdasarkan hasil pelaksanaan PKM,  kelompok Wanita Nelayan Pengolah ikan,  sudah  bisa memproduksi produk olahan ikan  untuk menyediakan kebutuhan ikan sehingga usaha pengolahan ikan  menjadi lebih produktif dengan harapan produksi yang meningkat dan lebih  termotivasi melakukan kegiatan pengolahan ikan  secara berkelompok.

Dengan adanya pelatihan  pengolahan ikan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok usaha pengolahan ikan.  Wanita nelayan pengolah ikan  lebih optimis dan bertekad  untuk dapat meningkatkan produksi olahan  ikan yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

(HUMAS)