Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) dan Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK-UMI) Gelar kegiatan Pelatihan Pembuatan Pakan Ikan Bandeng Organik “immunosanda” terhadap Kelompok Pembudidaya Ikan “Sumber Baru” di Desa Minasa Upa Kec. Bontoa Kabupaten Maros, Minggu 13 Oktober 2019.

Ketua TIM pelaksana kegiatan ini, Dr. Ir Hj. Harlina Usman,MP didampingi oleh Dr.Ir. Hj. Kasmawati,MP mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi dari salah satu tri darma Perguruan Tinggi Bidang Pengabdian kepada Masyarakat.

Kegiatan ini dibiayai oleh Internal Perguruan Tinggi Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM-UMI). Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat dimaksudkan untuk memberi solusi permasalahan yang dihadapi oleh Kelompok Tani Budidaya ikan Bandeng.

Pada kegiatan ini menghadirkan pula bapak Ir. Kamaruddin Billa, M.Si dari Balai Pengembangan Perikanan Budidaya Air Payau dan Penyuluhan Perikanan (BPPBAPPP) Maros.

Masalah yang dihadapi kelompok Pembudidaya Ikan Bandeng di Desa Minasa Upa Kec. Bontoa Kab. Maros adalah tingginya harga pakan sehingga tidak terjangkau oleh petani. Selain itu fenomena kematian ikan bandeng oleh serangan penyakit bakterial juga merupakan masalah kelompok tani ini.

Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pakan dan mengatasi tingginya angka kematian ikan bandeng akibat serangan penyakit dengan memproduksi pakan ikan bandeng organik “Immunosanda”. Pakan ini mengandung bahan alami daun kopasanda yang efektif dalam penanggulangan penyakit bakterial.

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat ini dimaksudkan untuk memberi pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani melalui penyuluhan/ pelatihan dan pendampingan agar mampu membuat pakan ikan bandeng organik “Immunosanda” berbasis bahan baku lokal, menuju pakan mandiri.

Diharapkan dari Program Kemitraan Masyarakat, adalah terjadinya peningkatan pemahaman, pengetahuan dan keterampilan anggota kelompok tani pembudidaya tentang cara pembuatan pakan ikan bandeng organik, Metode yang digunakan dalam pelatihan adalah metode pelatihan partisipatif, yaitu melibatkan sebanyak mungkin peran serta mitra dalam kegiatan ceramah, diskusi, dan praktek pembuatan pakan pakan ikan bandeng.

Berdasarkan hasil pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat kelompok Usaha Pembudidaya Ikan dapat disimpulkan bahwa dengan adanya kegiatan program kemitraan masyarakat anggota kelompok usaha pembudidaya ikan. Anggota kelompok bisa memproduksi pakan organiK untuk menyediakan kebutuhan pakan ikan sehingga usaha budidaya ikan menjadi lebih produktif dengan harapan produksi yang meningkat.

Masyarakat pembudidaya dalam pengelolaan usaha budidaya tambak akan mengaplikasikan pakan mengingat pentingnya pakan dalam usaha budididaya dan lebih termotivasi melakukan kegiatan produksi pakan secara berkelompok.

(HUMAS)