PKM Peta daerah penangkapan ikan pelagis kecil untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan pelagis kecil, dilaksanakan di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkaniya, Kota Makassar  merupakan hasil kerjasama antara Lembaga Pengabdian kepada masyarakat [LPkM] Universitas Muslim Indonesia Makassar tahun 2019/2020.

Materi yang disajikan dalam kegiatan ini berupa teori dan praktek. Ada 2 topik materi dan 1 topik praktek yang disampaikan  dalam pelatihan. Materi kegiatan PKM masing-masing disampaikan oleh:  Dr. Ir. Asbar, M.Si dan Dr. Ir. Ihsan, M.Si. sedangkan praktek disampaikan oleh:  Rismang, S.Kel, M.Si.  Kegiatan PKM yang dibiayai oleh Universitas Muslim Indonesia melalui Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat UMI di laksanakan selama 1 hari yakni 21 Nov 2019 yang ketuai oleh: Dr. Ir. Asbar, M.Si yang juga Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UMI, mengatakan bahwa fakta yang ditemukan di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaiya, Kota Makassar, sebagian nelayan memiliki keterbatasan pengetahuan mengenai kondisi lingkungan perairan serta dinamikanya  dalam menentukan daerah penangkapan ikan pelagis kecil. Padahal apabila informasi ini bisa mereka terima dengan baik, maka informasi tersebut dapat dihubungkan dengan pengetahuan dasar yang dimiliki nelayan.

Berdasarkan pengalaman yang diperolehnya selama bertahun-tahun, nelayan dapat mengindera kondisi perairan seperti suhu perairan yang dingin atau hangat serta salinitas yang lebih tinggi atau rendah merupakan preferensi jenis ikan tertentu. Disamping itu sepanjang tahun nelayan melakukan penangkapan ikan pelagis kecil dan mereka punya data jumlah ikan pelagis kecil yang mereka tangkap pada saat itu, tetapi nelayan tidak bisa menjadikan informasi selanjutnya bagi nelayan dalam menangkap ikan pelagis kecil. Hal-hal yang mereka dapatkan jika mereka pahami menjadi suatu hal yang sangat penting untuk menentukan daerah penangkapan ikan pelagis kecil.  

Peta daerah penangkapan ikan pelagis kecil memuat sebaran spasial spasial parameter lingkungan perairan yang ditumpang susun dengan sebaran hasil tangkapan ikan pelagis kecil. Penyajian informasi yang ditampilkan secara global ini dapat membantu nelayan untuk membuat prediksi mengenai hasil tangkapan yang dapat diperoleh dan seberapa biaya operasional yang perlu dipersiapkan. Dengan demikian kondisi ini dapat meningkatkan efisiensi dan keefektifan suatu kegiatan penagkapan ikan pelagis kecil.

Ketua RT lokasi kegiatan pelatihan dilaksanakan: Pak Tamrin,  sangat mengapresiasi bentuk kegiatan seperti ini, karena dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan penangkap ikan pelagis kecil, sehingga pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh nelayan penangkap ikan pelagis kecil dari para orang tuanya menjadi berkembang dan dapat dipadukan. Keberhasilan dalam transfer pengetahuan dan keterampilan akan berpengaruh langsung pada peningkatan pendapatan dan taraf hidup nelayan penangkap ikan pelagis kecil, karena hasil produksi tangkapannya lebih meningkat.

Dalam pelatihan PKM Peta daerah penangkapan ikan pelagis kecil untuk meningkatkan hasil tangkapan ikan pelagis kecil di Kecamatan Biringkanaiya Kota Makassar  Provinsi Sulawesi Selatan, dilatih satu kelompok nelayan. Metode pendekatan yang ditawarkan untuk merealisasikan program PKM adalah metode partisipatif yaitu mitra terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan, mulai persiapan sampai implementasi program. Dengan metode ini kelompok nelayan mitra lebih mudah memahami materi yang diberikan oleh pelatih.

(HUMAS)