Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPkM) Universitas Muslim Indonesia melakukan seleksi wawancara calon mahasiswa binaan tahun Akademik 2019/2020 yang dilaksanakan di Aula LPkM UMI, Menara UMI lt.3 (13/8).

Seleksi calon mahasiswa binaan UMI adalah bagian dari program beasiswa Zakat Universitas Muslim Indonesia yang dikeluarkan 2,5 % dari jumlah mahasiswa yang diterima setiap tahunnya, hal ini disampaikan  Ketua LPkM UMI, Prof. Dr. H. Achmad Gani,SE.,MSi yang didampingi Sekretaris LPkM UMI, Drs. H. Abdul Rauf Assagaf, M.Pd saat ditemui di ruangannya.

Guru Besar Fakultas Ekonomi UMI ini menambahkan , program ini bagian dari peran UMI dalam upaya ikut ambil bagian dalam mencerdaskan dan  meningkatkan kesejahteraan masyarakat. UMI adalah lembaga pendidikan dan dakwah sekaligus lembaga pengabdian pada masyarakat.   

Disinggung latar belakang calon mahasiswa binaan yang ikut seleksi, Alumni  Fakultas Ekonomi UMI ini menyampaikan bahwa  mereka berasal dari desa mitra binaan UMI, alumni SMA/MA atau sederajat yang  cerdas,  namun tidak memiliki biaya, disertai surat keterangan kepala desa setempat. Selain itu, penghafal al Qur’an, keluarga pegawai UMI dari golongan II, seperti anak kandung pegawai,  cleaning service dan Satpam, serta warga mustad’ifin yang berada di sekitar kampus UMI.

Abdul Rauf menambahkan bahwa peserta yang ikut seleksi hari ini, berjumlah 250 orang dan akan diseleksi dan diumumkan penerima beasiswa mahasiswa binaan UMI pada hari Kamis, 15 Agustus 2019 di LPkM UMI sesuai  kouta mahasiswa yang diterima tahun akademik 2019/2020.    “Insya Allah bagi mereka yang dinyatakan lulus pada tanggal 15 Agustus 2019,   keesokan harinya, Jumat, 16 Agustus 2019 akan mengikuti orientasi   mahasiswa binaan hari jumat,  dan mendaftar ulang di panitia penerimaan maba UMI di Auditorium al Jibra Kampus 2 UMI, ujarnya.

(HUMAS)