UMI Makassar – Dalam upaya meningkatkan wawasan dan pengetahuan para tutor Keaksaraan fungsional (KF) sekaligus menyamakan persepsi dan pandangan serta metode yang akan diterapkan dalam proses pembelajaran  warga KF di desa mitra binaan UMI dan sekitarnya Lembaga Pengabdian Masyarakat dan Dakwah (LPMD) UMI kerjasama Dinas Pendidikan Sulsel melaksanakan orientasi Tutor keaksaraan fungsional tingkat dasar tahun 2016 di aula LPMD UMI, Menara UMI lt 3 yang dibuka Rektor UMI, Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA (9/9).

Masrurah dalam sambutannya mengatakan salah satu strategi dalam rangka penuntasan buta aksara dengan program kecakapan hidup dengan pembelajaran Keaksaraan Fungsional. Program ini merupakan salah satu strategi penurunan angka buta aksara dengan layanan pendidikan non formal yang bertujuan untuk membelajarkan masyarakat buta aksara agar memeiliki keterampilan membaca, menulis dan menghitung dan kemampuan fungsional untuk mengkatkan mutu dan taraf hidupnya.

“Selain itu agar masyarakat dapat melek aksara latin dan angka Arab serta meningkatkan kemampuan fungsionalnya agar mereka melek bahasa Indonesia dan pengetahuan dasarnya sehingga mutu dan taraf hidupnya menjadi lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua LPMD UMI, Prof.Dr. H.Salim Basalamah, yang didampingi sekretaris LPMD UMI, Drs. H.Rauf Assgaf, M.Pd mengatakan bahwa tahun 2016, program KF akan dilaksanakan kerjasama Diknas Sulsel ditempat di 25 desa binaan di Sulawesi Selatan  dengan jumlah warga belajar 250 orang dengan rincian setiap kelompok belajar terdiri atas 10 orang. Adapun peserta orientasi yang terdiri atas SPD dan TPD yang bertugas di desa binaan UMI berjumlah 25 orang.

Kegiatan akan berlangsung tiga hari ini 9-11 September 2016 ini menghadirkan narasumber Kabid PNFI Diknasbud Propinsi Sulsel (Kebijakan Diknas Sulsel dalam pelaksanaan KF di Sulsel)  Prof. Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA Prof.Dr. H.Syahnur Said, MS, (Metodelogi Pengajaran KF yang efektif) Dr. Ir. H. Iskandar BP, MSc ((Etika belajar), Prof.Dr. H. Salim Basalamah (Motivasi pengabdian kepada masyarakat dna kewirausahaan) , Ir. H. Anas Boceng, MSi ( Sistem Penilaian dan Pelaporan KF) , Dr. Hj. Nurjannah Abna, M.Pd ( Metode Calistung) Drs. Safri, MS ( Peranan SPD/TPD dalam pembangunan Desa), ujar dosen fakultas agama islam UMI ini.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!