UMI Makassar – Demi mencapai visi Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar sebagai World Class University (WCU), diperlukan keseimbangan dalam pelaksanaan tri darma Perguruan Tinggi.

Dosen selain mengajar dituntut untuk lebih banyak melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Rektor UMI, Prof.Dr. Hj Masrurah Mokhtar, MA saat membuka acara Pelatihan Penyusunan Proposal Pengabdian pada Masyarakat bagi Dosen UMI (9/3) di aula Lembaga Pengabdian pada Masyarakat dan Dakwah (LPMD), Lantai 3, Menara UMI.

Lanjut dikatakan, kegiatan ini diharapkan dapat menambah wawasan dan membuka cakrawala pemikiran dosen tetap UMI dalam menyusun proposal pengabdian pada masyarakat dan sekaligus memotivasi dosen UMI.

“Dan khususnya dosen pemula melalui pengabdian, mampu membentuk karakter dosen dan ilmu yang diperoleh bisa bermanfaat,” ujar Guru besar Linguistik Fakultas Sastra ini.

Sementara itu, dalam laporannya Ketua LPMD Prof.Dr. H Salim Basalamah, SE.,MSi menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 53 dosen dari seluruh fakultas dan program setara fakultas di UMI. Adapun materi yang diberikan diantaranya Tata Cara Pembuatan Proposal IBM dan IBW (Prof. Dr. Mulyadi), Tata Cara Pembuatan Proposal PPM KKN (Dr. Ir Yahya, MT), Teknis Pelaksanaan Proposal Pengabdian Masyarakat (Dr. Ir Netty, M.Si), dan Motivasi Penyusunan Proposal Pengabdian ( Prof.Dr. H Salim Basalamah).

Prof. Salim Basalamah juga memaparkan  perkembangan proposal dosen UMI yang didanai Dikti mengalami perkembangan setiap tahunnya, tahun 2014, sebanyak 20 proposal yang diusulkan dan  111 diantaranya didanai Dikti dan tahun 2015 juga mengalami kenaikan dengan 22 proposal. Karena itu beliau mengharapkan tahun ini, dengan jumlah peserta 53,diharapkan 75 % dapat lolos dan didanai oleh Dikti.

Hadir dalam acara tersebut, sekretaris LPMD UMI, Drs. H. Rauf Assagaf, M.Pd., Ketua Kabid KKN UMI, Ir. H.Abd. Kadir Salim, MT.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!