UMI Makassar – Ketua umum Ikatan Sarjana Teknik dan Menajamen Industri Indonesia, Ir Faizal Safa menjadi pembicara tunggal pada studium generale mahasiswa baru (maba) Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia ((FTI UMI), Senin (11/9).

Kegiatan ini bertempat di auditorium Al Jibra Kampus 2 UMI.

Faizal membahas kedaulatan industri Nasional, bagaimana industri Indonesia bisa bertahan dan tumbuh.

Menurutnya, hanya ada dua cara yaitu teknikal asisten (bagaimana industri bisa menghasilkan barang murah dan berkualitas) dan market (pasar).

“Teknikal asisten ini yang belum kita miliki. Mesin pembuat botol saja kita tidak punya. Dari luar asalnya. Kalau pasar aman kita,” ungkapnya.

Sementara pada sesi tanya jawab, salah satu mahasiswa, Muhammad Nawir bertanya perihal faktor dan penyebab menurunnya industri di Indonesia.

“Salah satu penyebab utamanya ialah kebijakan tidak berpihak kepada kita pelaku industri. Pajak tinggi, biaya logistik terlalu tinggi dan tidak adanya kordinasi antara pemerintah dan pelaku industri. Jadi jangan heran kalau semua industri lari ke China, Vietnam,” jelas Faizal.

Lebih lanjut Ir Faizal menjelaskan bahwa di Indonesia biaya logistiknya itu luar biasa mahalnya, 24% atau 2.400 Triliun.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!