Mahasiswa FKM Lolos di Harvard, Pamit ke Rektor UMI

UMI Makassar – Rezky Auliah Jusuf, mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) pamit kepada Rektor UMI di Menara UMI dan wakil Rektor II Dr.Ir.H.Iskandar BP serta wakil Rektor 3 UMI Prof.Dr. H. Ahmad Gani, SE., MSi  yang mendampingi (1/2) untuk persiapan keberangkatan ke Boston tanggal 6 Pebruari 2016.

Keberangkatan Wiwi, panggilan akrabnya setelah berhasil mengharumkan nama UMI di tingkat Internasional, setelah lolos mengikuti Kompetisi Model United Nations Dunia yang dilaksanakan   Harvard University, yang bertajuk Harvard National Model United Nations (HNMUN) 2016 di Boston, AmerikaSerikat dengan mengirimkan makalahnya dalam kompetisi HNMUN 2016  project sosial pentingnya melatih anak-anak SMA di Makassar tentang kesehatan, dengan harapan setelah mereka dilatihakan menjadi tenaga penyuluh kesehatan di sekolahnya.Ruang lingkup yang menjadi focus dalam pelatihan, antara lain nutrisiremaja, gizi remaja, penyakit menular dan tidak menular bagi remaja, kesehatan reproduksi remaja dan HIV Aids.

Rezky melaporkan ke Rektor UMI, bahwa HNMUN 2016 yang dilaksanakan tanggal 11- 14 Februari 2016 akan diikuti 3000 delegasi yang berasal dari 127 negara, yang dipertemukan dalam sebuah konferensi untuk mendiskusikan tantangan global terkini, yang meliputi  bidang perdamaian dan keamanan Internasional, perkembangan sosial dan ekonomi, kesehatan, hingga hal-hal yang berkaitan dengan Hak Asasi Manusia.

Lanjut dikatakan, informasi untuk ikut kompetisi di Harvard University ini dari teman-teman, dan kami mendaftar pada bulan April 2014. Paper yang kami ajukan adalah masalah kesehatan di Makassar dan Indonesia dengan judul “Save The Teenagers: Smart, Active, and Healthy Student”. “Alhamdulillah, informasi bahwa kami lolos bulan November 2015 bersama dua orang dari Unhas se Indonesia Timur, jadi prosesnya kurang lebih satu tahun”, ungkap dara kelahiran Makassar 1994.

Sementara itu Rektor UMI, Prof.Dr. Hj Masrurah Mokhtar mengatakan, event internasional ini bukan hanya menjadi ajang simulasi terhadap kemampuan diplomasi, tetapi juga merupakan media generasi muda diberi kesempatan untuk menuangkan, merealisasikan, dan mempresentasikan ide-ide ataupun inovasi-inovasi project sosial yang dicanangkan oleh setiap delegasi.

“Tentu keberhasilan anakku lolos dan mempresentasikan makalah di event internasional yang bergengsi tersebut sebagai ajang persahabatan dan pertukaran kebudayaan antar negara merupakan kebanggaan UMI dan terlebih anakku tidak hanya membawa nama UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah terbaik di Indonesia Timur tapi juga membawa nama harum Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan bangsa Indonesia, karena itu, doa dan kesuksesan dalam  mengikuti kegiatan tersebut mengiringi langkah anakku membawa nama harum UMI, semoga insya allah keberhasilan yang anakku raih dapat kembali diikuti mahasiswa UMI lainnya, amin,” ungkapnya.

Sementara Wakil Rektor 2 UMI, Dr.Ir.Iskandar BP menambahkan mudah-mudahan keikutsertaan anakku di ajang HNMUN 2016 di Amerika Serikat  menambah deretan prestasi dan nama UMI di event internasional, sehingga UMI makin dikenal sebagai perguruan tinggi menuju world class university, lebih khusus kepada adik-adik mahasiswa UMI kiranya dapat mengikuti jejak kami untuk ikut kompetis.

(Humas UMI)

Previous Kultum: Ikhlas dalam Beribadah
Next LPM UMI Tingkatkan Akreditasi dan Kualitas SPMI

You might also like

Dialog Ramadhan

UMI menyelenggarakan Dialog Ramadhan (9/8) bertempat di ruang pertemuan kampus 2 UMI Jl.Uripsumiharjo. Km.05 Makassar. Hadir sejumlah pimpinan UMI diantaranya para Wakil Rektor UMI,pimpinan fakultas/unit,lembaga, dosen dan staf UMI. Wakil

Lontarak & Surek Ugi Hantar Kasma F. Amin Raih Gelar Doktor

UMI Makassar – Di awal bulan Februari, UMI kembali menambah jajaran sumber daya yang berkualifikasi Doktor. Setelah bulan Januari 2015, dosen UMI meraih gelar doktor ada delapan orang. Kasma F

Coas Pertama Kedokteran Gigi UMI Siap Praktek di Rumah Sakit

UMI Makassar – Setelah berhasil meraih gelar sarjana kedokteran gigi selama 7 semester. Sebanyak 46 sarjana kedokteran gigi siap langsung masuk kepaniteraan coas sebagai mahaiswa profesi dokter gigi Fakultas Kedokteran Gigi