UMI Makassar – Lailatul Muhasabah Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri UMI berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (24/9). Hadir Dekan FTI UMI Ir.H.Zakir Sabara, ST, MT, IPM, Wakil Dekan IV FTI Dr.Ir.H.La Ifa, ST, MT, IPM, Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A, dan sekira 250 mahasiswa FTI UMI.

Dekan FTI UMI Ir.H.Zakir Sabara, ST, MT, IPM menyatakan kegiatan lailatul muhasabah ini merupakan puncak dari kegiatan OSM (Orientasi Studi Mahasiswa), yang telah berlangsung selama satu minggu. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan bekal bagi mahasiswa FTI UMI agar bisa mandiri. Selain itu, setiap saat mahasiswa FTI UMI selalu bisa berdiskusi dengan Dekan FTI melalui group WA.

“Melalui WA ini mahasiswa FTI angkatan 2016 bisa langsung menanyakan berbagai hal kepada Dekan FTI, baik persoalan akademik, maupun persoalan pribadi, jelasnya. Selain itu, untuk mempersiapkan mental mahasiswa FTI UMI untuk tidak cengeng dan bisa menjadi “petarung” dalam kehidupan bermasyarakat nantinya,” harapnya.

Dikatakan pula dunia kampus tidak mengenal gagah, cantik, tapi yang dikenal adalah prestasi mahasiswa, yakni berapa Indeks Prestasi Mahasiswa, sudah kerja tugas dari dosen atau belum dst., dalam meningkatkan kualitas diri, termasuk salah satu upaya meningkatkan kualitas mahasiswa melalui praktek laboratorium yang mulai jam 07.00 pagi. Selain itu, kegiatan seperti ini digalakkan untuk membentengi mahasiswa dari faham keislaman yang menyimpang. Disadari banyak sekali pemahaman/aliran yang bisa menjerumuskan mahasiswa jika tidak memiliki iman yang kuat. Karena itu, kegiatan lailatul muhasabah ini sebagai salah satu upaya untuk menguatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT.

Sementara itu, Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A yang memandu muhasabah atau introspeksi diri, menyatakan ada tiga hal yang perlu diintrospeksi diri, yakni iman, ilmu dan amal. Keimanan dapat diukur dari kemampuan mencegah kemungkaran, sebagimana Hadis Nabi, siapa yang melihat kemungkaran, rubahlah dengan tangan/kekuasaan yang dimiliki, kalau tidak bisa, rubahlah dengan lidahmu, kalau tidak bisa, maka rubahlah dengan hatimu, tapi itulah selemah-lemahnya iman. Demikain pula dengan iman dan ilmu yang dimiliki, maka akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!