Mahasiswa Kedokteran UMI Dilatih Jadi Da’I

UMI Makassar – Mahasiswa (i) Fakultas Kedokteran UMI berlatih jadi dai/daiah di ruang Training Centre Lembaga Pengembangan dakwah dan kampus Islami (LPDKI) UMI (30/9). Acara dibuka Wakil Rektor IV UMI KH.M.Zein Irwanto, S, M.A. Hadir pula Wakil Dekan IV Fak.Kedokteran UMI Drs.H.M.Said P, M.A, Ketua LPDKI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A, sejumlah fasilitator dan 54 peserta.

Wakil Rektor IV UMI dalam sambutannya menyatakan tujuan pelatihan da’i ini sebagai wujud pelaksanaan visi dan misi UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, yakni mencipatakan alumni yang berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berakhlaqul karimah.

“Untuk itu, semua sivitas akademika UMI, termasuk mahasiswa Fak. Kedokteran UMI dituntut bersikap ilmiah dan berakhlaqul karimah, baik dalam kehidupan kampus maupun dalam menjalankan misi dakwah di tengah masyarakat. Selain itu, dakwah sangat luas cakupannya, tidak terbatas pada soal ceramah atau khutbah tetapi dakwah mencakup berbagai hal, termasuk menolong pasien di Rumah Sakit, dan seterusnya,” jelasnya.

Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A menyatakan ruang lingkup dakwah mencakup dakwah bil lisan, seperti ceramah, khutbah, dst. Kemudian dakwah bil qalam, yakni dakwah lewat tulisan (koran, majalah, dst). Selanjutnya dakwah bil hal, berupa sikap dan prilaku yang baik, termasuk senyum, salam, sapa, sabar, sopan, santun, dan sayang, dll. Selain itu, dakwah bisa dilakukan dimana saja, baik yang dikategorikan sebagai tempat ibadah, seperti masjid, dll, maupun tempat-tempat yang masuk kategori “tidak baik”, dari sisi moral, seperti panti pijat, tempat karaoke, di atas pete-pete, di hotel, dan seterusnya.

Landasan dakwah hukumnya wajib, sesuai dengan ayat Al-Qur’an Surah Ali Imran 103, yang artinya “hendaklah ada segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, mengajak kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, merekalah orang-orang yang beruntung. Ayat tersebut menggambarkan dakwah hukumnya wajib bagi umat Islam, karena ayat tersebut mengandung perintah, sebagaimana kaidah ushul fiqhi yang menyatakan setiap kata perintah dalam Al-Qur’an hukumnya wajib.

Wakil Dekan IV Fak.Kedokteran UMI Drs.M.Said P, M.A menyatakan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada LPDKI dan Wakil Rektor IV UMI yang berkolaborasi dengan Fak.Kedokteran UMI dalam penyelenggaraan kegiatan pelatihan dai/daiah. Selain itu, output pelatihan, antara lain terbentuk Forum Komunikasi Dai/Daiah Kampus Islami Fakultas Kedokteran UMI dan terpilih Raehan sebagai Ketua. Forum ini nantinya yang akan aktif melakukan koordinasi dengan WD 4 dan LPDKI dalam rangka kajian dan pembinaan dakwah di kalangan mahasiswa Fak.Kedokteran UMI pada khususnya.

(Humas UMI)

Previous Kini, Giliran Mahasiswa Farmasi UMI Dilatih Jadi Da'i
Next Rektor UMI Buka Munas ke III APAISI

You might also like

Mahasiswa UMI Tutor Baca Tulis AL-Qur’an

UMI Makassar – Pelatihan Tutor Baca Tulis Al-Qur’an Angkatan Kedua bagi mahasiswa UMI (1/3) berlangsung di Aula Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A kampus 2 UMI. Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq

PIMNAS KE 30 : Bawang Merah Penurun Demam Bawa Mahasiswa UMI Lomba di PIMNAS 30

UMI Makassar – Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) 2017 melahirkan sejumlah gagasan maupun penelitian dari para anak muda. Berbagai hasil kreativitas mahasiswa pun dipresentasekan di Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar

Jalin Silaturrahim, Alumni Sastra UMI Gelar Malam Baca Puisi

UMI Makassar – Kembali menjalin tali silaturahim, alumni Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI), Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar acara Malam Baca Puisi. Acara yang berlangsung di Aula Fakultas Sastra UMI,