UMI Makassar – Setelah salah seorang mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UMI, Sajidah  Hardiyani (ang. 2012) menyelesaikan tugas pertukaran pemuda dunia di Polandia Oktober 2014, kembali salah seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran FK) UMI, Fajar Hidayah (angk.2011) akan bertolak ke Lituania tanggal 18 Januari 2015. Hal ini disampaikan Fajar dan Sajidah ketika pamitan dengan Rektor UMI Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, MA., yang disaksikan wakil Rektor V Bidang Perencanaan dan Kerjasama (13/1) di ruang rektor di menara UMI lt. 9.

Fajar yang tercatat sebagai mahasiswa Fakultas Kedokteran UMI, insya Allah bulan ini akan yudisium sebagai Sarjana Kedokteran UMI menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil seleksi untuk pertukaran duta pemuda dunia di berbagai pelosok dunia.

“Alhamdulillah, dari jatah 8 orang sedunia  untuk ditempatkan Lituania,  salah satu diantaranya Saya yang sebelumnya mengikuti seleksi bersama utusan dari mahasiswa  UI, UGM, Unpad dan UMI beserta puluhan peserta dari belahan dunia. Alhamdulillah, satu-satunya yang lolos dari Indonesia adalah saya,” ujarnya.

Hal ini  juga tidak terlepas dari dukungan dan motivasi ibu wakil dekan III FK UMI dr Hj Sulhana Mukhtar. Sebelum mengikuti seleksi ini saya meminta izin kepada beliau dan Alhamdulillah diizinkan untuk mengikuti seleksi. Beberapa tahapan seleksi yang saya ikuti adalah seleksi berkas dengan mencantumkan surat keterangan tempat kuliah dan izin dari pimpinan, interview dari pusat (Jakarta) dan dari Lituania sendiri. Salah satu aspek yang ditanyakan adalah sejauhmana pengetahuan kita terhadap  Indonesia, termasuk budaya, visi dan misi Indonesia serta kesiapan saya selaku

pemuda Indonesia melakukan program pendidikan, pengabdian dengan menyesuaikan background   pendidikan saya, kebetulan saya  kuliah di Fakultas Kedokteran UMI, jadi saya mempresentasikan bagaimana visi dan misi saya dengan budaya saya Indonesia  dengan bidang ilmu yang saya tekuni.

“Insya Allah di Lituania, saya akan tinggal selama 4 bulan disana, menyelami budaya disana dan melakukan program pendidikan dan pengabdian sebagai duta pemuda dunia. Proses awal masuk seleksi ini, kebetulan saya tergabung dalam AIESEC perkumpulan mahasiswa se dunia,” ungkapnya.

Rektor UMI memberi apresiasi atas keberhasilan salah seorang mahasiswa UMI kembali lolos dalam tingkat internasional dan mewakili Indonesia setelah mampu menyisihkan lawan-lawannya yang tangguh tidak hanya universitas terbaik didalam negeri tetapi juga luar negeri.

“Alhamdulillah ini semua nikmat Allah kepada UMI dan seluruh cvitas akademikanya,” ujarnya.

Masrurah juga menitip pesan untuk tetap membawa nama baik alamamater  UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah, dimana pun berada.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!