UMI Makassar – Pelatihan Syarhil Qur’an bagi mahasiswa UMI berlangsung di Ruang Pelatihan LPDKI UMI (31/5). Hadir Rektor UMI diwakili Wakil Rektor IV Drs.KH.M.Zein Irwanto, S, M.A, Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A, sejumlah panitia, dan 50 peserta utusan dari sejumlah fakultas di UMI.

Pejabat Rektor UMI Drs.KH.M.Zein Irwanto, M.A dalam sambutannya menyatakan kegiatan ini penting bagi mahasiswa UMI dalam rangka mempersiapkan bibit-bibit yang ahli dalam mensyarah Al-Qur’an, sehingga bisa mewakili UMI pada ajang MTQ antar mahasiswa, baik lokal, regional maupun nasional.

“Untuk lebih memahami kandungan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A mengemukakan tujuan pelatihan ini untuk melatih mahasiswa UMI mensyarah Al-Qur’an, agar dapat memahami kandungan Al-Qur’an. Selain itu, Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam sangat penting difahami dan diamalkan untuk meraih keselamatan di dunia dan akhirat. Dikatakan pula peserta merupakan utusan dari fakultas dalam lingkup UMI yang terdiri dari 3 orang per fakultas (1 orang mensyarah Al-Qur’an, 1 orang tilawah dan 1 orang saritilawah). Adapun pemateri, yakni Dr.HM.Yusri Arsyad, M.A, Drs.H.Mujahid, M.A, dan Dr.H.Agussalim, M.A. Pelatihan dilaksanakan dalam dua sesi, pertama teori berkaitan dengan cara membaca Al-Qur’an dengan fasih sesuai tajwid, dan cara membacakan saritilawah. Kedua, sesi praktek atau simulasi.

Acara pelatihan kemudian ditutup oleh Ketua LPDKI UMI Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A. Ia berpesan agar mahasiswa senantiasa melakukan follow up pelatihan ini dengan cara banyak berlatih, karena ungkapan mengatakan “the real success is not when you have finished your training but after training (kesuksesan sesungguhnya bukanlah selesainya training tapi sesudahnya, apa yang akan diperbuat sebagai tindak lanjut.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!