PKM-M merupakan Program Kreativitas Mahasiswa dalam bidang pengabdian Masyarakat yang diselenggarakan oleh Kementrian Risetdikti. Salah satu PKM-M yang didanai oleh Risetdikti yaitu merupakan PKM-M dari mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) dari Fakultas Ilmu Komputer bidang ilmu Sistem Informasi (SI) dan Teknik Informatika (TI) yang bekerjasama dengan mahasiswa Fakultas Agama Islam bidang ilmu Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dengan judul PKM-M yaitu Penerapan APFIQRO (Aktivitas Pembelajaran Fiqih Dan Iqro) Berbasis Edukasi Pada TPA Al-Muttaqin. Tim PKM-M APFIQRO terdiri dari 5 anggota yaitu Muhammad Alim Abdi (SI), Ilham Haerullah (KPI), Fery Setyo Aji (SI), Nurul A’ayunnisa (TI) dan Muhammad Dhiya Ulhaq (TI) yang dibimbing oleh dosen fakultas Ilmu Komputer ibu Lilis Nur Hayati S.Kom., M.Eng.

Kegiatan PKM-M APFIQRO dilaksanakan di Kompleks Hasanuddin Jln. Mawar Kab. Gowa. Kegiatan ini merupakan kegiatan pembelajaran fiqih dan iqro kepada santri mengunakan media edukasi dengan menerapkan teknologi tepat guna yang dapat membantu proses pembelajaran agar lebih efisien sebagai solusi pemecahan permaslahan yang ada pada TPA Al-Muttaqin.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan target pembina dan pengajar serta orang tua santri TPA Al-Muttaqin dengan memberikan wawasan dan ilmu pengetahuan terkait penerapan media edukasi pada pembelajaran fiqih dan iqro kepada santri.Tim PKM-M melakukan survei dan observasi ke lokasi Mitra yakni TPA Al-Muttaqin sebagian besar santri belum paham tata cara sholat dan wudhu dengan benar sesuai ilmu fiqih dan masih banyak yang belum lancar dalam membaca huruf Al-Quran dengan baik dan benar. Permasalahan tersebut muncul akibat keterbatasan ilmu pengetahuan pembina dan pengajar dalam menerapkan teknologi tepat guna serta jumlah pengajar yang sedikit sehingga pembelajaran menjadi kurang efektif. Kurangnya waktu belajar santri dikarenakan pada saat proses pembelajaran santri lebih mementingkan untuk bermain bersama teman-temannya akibat kurangnya pengawasan.

Oleh karena itu dengan adanya kegiatan PKM-M Penerapan APFIQRO (Aktivitas Pembelajaran Fiqih dan Iqro) ini dilakukan penyuluhan kepada pembina dan pengajar serta orangtua santri yang berisi pemberian materi serta simulasi terkait penerapan media edukasi. Setelah itu tim PKM-M memberikan pelatihan kepada pembina dan pengajar dalam menerapkan media edukasi dalam pembelajaran fiqih dan iqro yang kemudian saat kegiatan PKM-M berakhir pengajar dan pembina dijadikan trainer bagi orangtua santri yang berguna untuk menyebarluaskan informasi dan memperluas jaringan komunikasi. Dengan begitu pembelajaran fiqih dan iqro berbasis edukasi tidak hanya diterapkan di TPA tapi juga dapat diterapkan dirumah masing-masing santri oleh orangtua mereka. Setelah melakukan pelatihan tim PKM-M juga berperan untuk menerapkan secara langsung pembelajaran berbasis edukasi kepada santri TPA Al-Muttaqin untuk meningkatkan pemahaman santri terkait ilmu fiqih dan iqro. Media edukasi yang dibuat oleh tim PKM-M juga dilengkapi dengan quiz dalam hal pengucapan huruf hijaiyah sehingga pembelajaran lebih menyenangkan dan efektif.

Setelah melakukan evaluasi hasil yang dicapai mengacu pada indikator keberhasilan jangka pendek, selama pelaksanaan kegiatan terjadi peningkatan jumlah santri yang paham terkait lmu fiqih baik tatacara sholat dan wudhu serta bacaan santri sudah sebagian besar benar dalam membaca huruf-huruf Al-Quran.

Meningkatnya wawasan dan ilmu pengetahuan pembina dan pengajar serta orangtua santri TPA Al-Muttaqin terkait penerapan pembelajaran fiqih dan iqro berbasis edukasi kepada santri. Tim PKM-M juga melakukan pendampigan ilmu pengetahuan dan teknologi berupa monitoring dan evaluasi agar penerapan media edukasi dalam pembelajaran fiqih dan iqro tetap dilakukan pada saat kegiatan PKM-M berakhir.

(HUMAS)