Mahasiswa UMI Raih Medali Emas Tingkat Internasional Karena Sampah

UMI Makassar – Kembali UMI mencatat prestasi, dua mahasiswa UMI masing-masing Adi Saifullah mahasiswa Fakultas Hukum (2012) dan Muhammad Faris mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer angkatan (2013) meraih  medali emas category informasi dan  komunikasi, pada International Young Inventors Award yang diselenggarakan di Surabaya convention Hall, Surabaya Indonesia.

Kompetisi ini diadakan oleh INNOPA (Indonesian Inventiona and Innovation Promotion Asociation). Sebelumnya Mallsampah.com juga mewakili Universitas Muslim Indonesia menjadi local champion regional Makassar dan finalis nasional Teras usaha Mahasiswa BRI & Kompas tahun 2015, hal ini disampaikan keduanya saat diterima Rektor UMI Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar di Menara UMI Lt. 9 (19/9).

Hadir mendampingi Wakil Rektor 3 Bidang Kemahasiswaan, Prof.Dr. H. Ahmad Gani SE.,M.Si., Wakil Rektor 1 bidang akademik Prof.Dr. H. Syahnur Said MS., Dekan Fakultas Hukum Dr. H.Syarif Nuh SH MH., Wakil Dekan 3 Fakultas Hukum UMI, Dr. H.Kamal Hidjaz, SH.,MH., Kepala Biro bidang kemahasiswaan, Ir. H Kasim Anis, MT.

Mall sampah.com adalah layanan sampah digital yang pertama dan didirikan sejak 16 oktober 2015 lalu. Cara kerjanya adalah dengan menghubungkan antara pengepul sampah atau industry daur ulang, dengan pemilik sampah (rumah tangga, toko, industry dll) mallsampah.com mencoba mengurai masalah sampah dan lingkungan hidup melalui pendekatan jual beli.

“Mall sampah bisa menjadi media untuk mengekspresikan kepedulian masyarakat terhadap bumi dan lingkungannya,” ujar ADi yang juga bagian dari UKM kewiraushaan UMI ini.

Sementara itu, Fariz menambahkan bahwa cara untuk menjual kebutuhan industri, untuk layanan jual sampah non organis secara online, kita cukup memisahkan jenis sampah non organik yang kita miliki kemudian di foto diupload di mall sampah.

“Tunggulah sampai pengepul sampah di sekitar tempat tinggal kita untuk menjemput dan membeli sampah itu,” tutur mahasiswa ayang tergabung dalamn UKM IT UMI ini.

Adi Saifullah menambahkan bahwa Penjurian di IYIA 2016 Surabaya menilai dari konten penemuan, penerapan di masyarakat, potensi dan presentasi kepada juri. Juri IYIA 2016 adalah juri internasional dari dalam dan luar negeri. Penjurian IYIA 2016 dilakukan dengan dua tuhap, tahap penjurian berkas secara online dan tahap final stage di Surabaya.

Rektor UMI memberikan apresasi dan berterima kasih kepada mahasiswa UMI dengan berbagai prestasi yang diraih, selain kegiatan akademik juga mengasah ilmu dan skillnya sehingga menorehkan prestasi di tingkat nasional maupun internasional. “Insya Allah kami akan memberikan reward kepada mahasiswa yang berprestasi,” ujarnya.

(Humas UMI)

Previous Roadshow Pendidikan Karakter UMI Hadir di Pinrang
Next Sambut MABA, FTI UMI Hadirkan Konjen Australia

You might also like

Mahasiswa Arsitek UMI Presentasikan ‘Masalah Daerah Kumum Makassar’ di Thailand

UMI Makassar – Mahasiswa Jurusan Arsitektur pada Fakultas Teknik, Universitas Muslim Indonesia (UMI), Fredy Edhy, mendapat kesempatan untu mempresentasikan esainya pada 2nd International Conference on Global Business & Social Entrepreneurship, Koh

Kaskus Goes To Campus UMI

UMI Makassar – Himpunan Mahasiswa Sastra Inggris (HIMSI) Fakultas Sastra Universitas Muslim Indonesia (UMI) bersama Kaskus menggelar workshop film pada Kamis 26 Mei 2016 di Auditorium Al-Jibra Kampus UMI, Jalan

Mahasiswa UMI Ikuti Kultum ‘Ayo Kerja’

UMI Makassar – Kuliah Tujuh Menit (Kultum) berlangsung di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (18/8), oleh Dr.M.Ishaq Shamad, M.A membahas “Ayo Kerja”. Hadir Wakil Rektor IV UMI Drs.KH.M.Zein