UMI Makassar – Pelatihan Tutor Baca Tulis Al-Qur’an Angkatan Kedua bagi mahasiswa UMI (1/3) berlangsung di Aula Prof.Dr. Hj. Masrurah Mokhtar, M.A kampus 2 UMI. Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad, M.A, Imam Besar Al-Markaz al-Islami Drs.KH. Masykur Yusuf, M.A, sejumlah fasilitator dan 35 peserta.

Dr.HM.Ishaq Shamad, M.A menyatakan kegiatan ini untuk mendukung suksesnya program pemberantasan al-Qur’an di kalangan mahasiswa UMI. Bahkan kali ini melibatkan Tutor dari RUSUNAWA (Rumah Susun Mahasiswa) dimana tutor ini akan mengajar mengaji masyarakat di daerah Pampang dan sekitarnya.

“Semester awal lalu sudah diberantas 500 orang dengan melibatkan 50 tutor (1 tutor menangani 10 mahasiswa). Insya Allah semester akhir ini ditargetkan 850 orang dengan tutor 85 orang,” urainya.

Dikatakan pula sistem pembelajaran Al-Qur’an 9 jam sangat efektif memperlancar bacaan al-Qur’an mahasiswa. Waktu yang digunakan pun sangat singkat dengan 10 kali pertemuan. Apalagi 1 orang Tutor menangani maksimal 10 orang, urainya. Bahkan tutor ini menerapkan sistem Buser (buru sergap), maksudnya setiap tutor boleh melayani mahasiswa bukan hanya di kampus tetapi dikejar sampai di rumah masing-masing perserta. Setiap mahasiswa yang lulus bacaan Al-Qur’annya berkorelasi dengan mata kuliah agama Islam.

“Maksudnya jika mahasiswa tidak lancar mengaji, maka nilai mata kuliah agama Islam akan berkurang, bahkan konsekuensinya jika mahasiswa tidak tahu mengaji al-Qur’an, maka ia tidak diluluskan pada Mata Kuliah Agama Islam,” jelasnya.

KH.Masykur Yusuf, M.A menyatakan sistem pembelajaran al-Qur’an ini telah terbukti sangat bermanfaat, terutama bagi mereka yang tidak tahu sama sekali bacaan al-Qur’an, jelasnya. Selain itu, para tutor jangan dipanggil “guru mengaji”, karena kesannya kayak di kampung-kampung. Namun panggillah mereka dengan sebutan “guru al-Al-Qur’an”, maka kesannya lebih baik, katanya. Imam besar Masjid al-Markaz ini mengapresiasi langkah LPDKI UMI dalam menjalankan program baca tulis Al-Qur’an, bukan hanya di kalangan mahasiswa UMI, tetapi juga melibatkan masyarakat sekitar kampus 2 UMI. Ini merupakan bagian dari dakwah UMI kepada umat.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!