Mahasiswa UNM Ikuti Pencerahan Qalbu di Pesantren UMI

UMI Makassar – Pembinaan karakter berbasis pesantren bagi mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, dengan nama Pencerahan Qalbu ternyata banyak dilirik oleh perguruan tinggi lain, seperti Universitas Negeri Makassar (UNM). Sebanyak 130 mahasiswa UNM penerima beasiswa bidik misi dari berbagai fakultas mengikuti Pencerahan Qalbu selama 5 hari (16 – 20 Maret 2016) di Pesantran Mahasiswa Darul Mukhlisin UMI Padanglampe Kab. Pangkep. Acara tersebut dibuka Wakil Rektor IV UMI Bidang Dakwah dan Kampus Islami Drs. K. H. M. Zain Irwanto, MA didampingi Staf Khusus Wakil Rektor III UNM Dr. Imam Suyitno, MSi, di Masjid Baiturahman Padanglampe, Rabu 16 Maret 2016.

Wakil Rektor IV UMI Drs. K. H. M. Zain Irwanto, MA mengatakan, kehadiran mahasiswa  UNM di pesantren UMI Padanglampe untuk ikut pencerahan qalbu, merupakan pertanda bahwa masyarakat sudah dapat merasakan manfaat dan melihat hasil dari kegiatan pencerahan qalbu yang dilakukan UMI selama ini, sehingga pimpinan UNM mempercayakan kegiatan Manajemen Emosional dan Spiritual mahasiswa UNM, dilaksanakan di pesantren UMI Padanglampe. Untuk itu, atas nama pimpinan UMI mengucapkan terima kasih atas kepercayaan tersebut.

Dipilihnya UMI sebagai tempat pendidikan karakter merupakan bukti, bahwa apa yang UMI sudah lakukan selama ini sudah bisa dinikamati hasilnya dan orang lainpun sudah dapat menikmatinya.

“Selama mereka berada di lingkungan pesantren UMI, model pendidikan yang diberikan tidak berbeda apa yang diterapkan selama ini yaitu model jamaah. Semua aktifitas dilakukan secara berjamaah seperti  shalat, zikir, tadarus Quran, belajar dan makan. Mereka juga akan dibangunkan jam 03.00 untuk shalat malam,” jelasnya.

Staf Khusus WR III UNM Dr. Imam Suyitno, MSi mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja bidang kemahasiswaan, dengan harapan generasi muda ke depan bukan hanya menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi harus dibarengi dengan iman dan taqwa.

Dengan kegiatan Manajemen Emosional dan Spiritual ini, mahasiswa UNM dapat memiliki kencerdaskan secara utuh disamping cerdas intelektual, juga harus cerdas spiritual, sehingga memiiki  kecerdasan ganda.

Setelah mengikuti pencerahan qalbu, diharapkan mahasiswa UNM memiliki perubahan, sehingga ketika mereka kembali ke kampus seolah-olah memperoleh nuansa baru.
Kegiatan ini dilaksanakan di pesantren UMI, karena UMI dianggap mampu memanaj mahasiswanya dengan baik, kalau dulu mahasiswa UMI ramai dilajan sekarang sudah tidak ada lagi, dan tidak salahnya UNM mengikuti jejak UMI dalam pembinaan karakter mahasiswanya.

(Humas UMI)

Previous Hadapi MEA, Mahasiswa Pertambangan UMI Gelar Seminar Nasional
Next Kultum Kisah Inspiratif

You might also like

Dosen UMI Ikuti Workshop Penulisan Bahan Ajar

UMI Makassar – Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) UMI menggelar Workshop Penulisan Bahan Ajar Bagi Dosen UMI, diikuti 40 dosen tetap UMI utusan masing-masing fakultas dalam lingkup UMI, dan

Adakan Pelatihan Khatib & Da’i, UMI Hadirkan Prof. Quraish Shihab

UMI Makassar – Pelatihan Khatib dan Dai bagi pimpinan UMI berlangsung di Aula Aisyah Fak.Kedokteran UMI (29/1). Hadir Menteri Agama R.I ke 15 Kabinet Pembangunan VII Prof. Quraish Shihab, Wakil

Diskusi Jendela Dakwah Kampus Bahas Konsep Cinta dalam Islam

Diskusi Jendela Dakwah Kampus membahas “Konsep Cinta dalam Islam” kerjasama UKM LDK ( Unit Kegiatan Mahasiswa Lembaga Dakwah Kampus) dan LPDKI (Lembaga Pengembangan Dakwah dan Kampus Islami) UMI Rabu (13/2)