UMI Makassar – Sebanyak dua mahasiswi Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Andi Rina Ayu Astuti dan Fasdilah Ali, tampil pada Musabaqah Tilawatil Quran Mahasiswa Nasional (MTQMN) XV tahun 2017 yang berlangsung di kampus Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang, Malang, Jawa Timur, Rabu (26/7/2017) hingga Kamis (3/8/2017).

Keduanya pun berhasil mencuri perhatian lima anggota dewan hakim saat mempresentasikan karya tulis ilmiahnya tentang kandungan Alquran berjudul ‘Pembuatan Sel Surya Berbahan Dasar Zat Warna Buah Buni (Antidesma Bunius L), (Inspirasi Energi Terbarukan dari QS An Nur: 35 dan QS Yasin: 80).

“Semua antusias bertanya, bahkan waktu yang disediakan sudah habis, pertanyaan masih terus diajukan, semua pertanyaan dapat dijawab dengan baik, sehingga penonton memberi aplaus,” kata Dekan FTI UMI, Zakir Sabara H Wata MT IPM ASEAN Eng, Senin (31/7/2017)

Mahasiswa jurusan teknik kimia tersebut dalam paparannya mengatakan, krisis energi yang melanda dunia saat ini juga dirasakan di Indonesia.

Pasokan utama energi di Indonesia masih didominasi oleh minyak bumi sebesar 41 persen dari total penggunaan energi Indonesia.

Pada aspek lingkungan, penggunaan bahan bakar fosil pembangkit listrik mengakibatkan pemanasan global.

Satu di antara sumber energi yang melimpah adalah energi surya termasuk di Indonesia.

Apalagi geografis Indonesia yang berada di daerah khatulistiwa yang hampir sepanjang tahun mendapat radiasi sinar matahari.

Energi surya sebesar ini dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik dengan menggunakan piranti sel surya yaitu suatu piranti yang dapat mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik.

Dalam Alquran Surah An Nur ayat 35 dijelaskan, “Allah (pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah adalah seperti sebuah lubang yang tidak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar.”

(Humas UMI)

error: Content is protected !!