Di usia-59, UMI telah banyak mengalami banyak perubahan dan telah mencatat kemajuan di pelbagai bidang, dimulai dengan pengembangan universitas pendidikan yang diikuti pembenahan institusi, hingga peningkatan kapasitas sumberdaya staf pengajar disertai pengelolaan manajemen adminstrasi universitas yang lebih modern.

“UMI telah mengembangkan rencana strategis yang meliputi berbagai program pengembangan UMI menuju word class university melalui peningkatan organisasi yang sehat, efisien dan efektif sehingga dapat menyelenggarakan pendidikan tinggi berlandaskan good university governance,” ujar Masrurah, rektor UMI.

Dalam kesempatan itu, Syahrul mengutarakan kebanggaannya terhadap UMI sebagai lokomotif Perguruan Tinggi Swasta di KTI.  Karena itu, dia berharap meskipun beragam prestasi diraih UMI, akan tetapi universitas kebanggaan Sulsel ini harus tetap berbenah diri untuk meningkatkan kualitas.

“Saya selaku wakil dari pemerintah mengucapkan selamat.  Dan kami pasti akan selalu mendukung UMI dalam meningkatkan mutu dan kualitasnya,”katanya.

Mantan Ketua MK Mahfud MD dalam orasi ilmiahnya mengatakan, dari 382 perkara Pilkada yang masuk ke MK, yang dikabulkan MK dan menunjukkan adanya kecurangan hanya 11 persen. Itu berarti, 89 persen Pilkada yang diperkarakan ke MK, Pilkada-nya sudah benar. Benar dalam arti tidak terjadi kecurangan yang terstruktur, sistematis dan massif.

Semua kandidat yang akan bertarung dalam Pilkada mendatang diharapkan memiliki mental tidak hanya siap menang tetapi juga harus siap untuk kalah. Sebab mental tidak siap kalah inilah yang melahirkan banyaknya sengketa Pilkada, termasuk sengketa Pilkada dari Sulsel, yang diproses oleh Mahkamah Konstitusi (MK) meskipun tanpa alasan yang siginifikan.


“Kita inginnya Pilkada di manapun, termasuk di Makassar akan diikuti oleh kandidiat yang siap kalah dan menang.  Pilkada yang elegan.  Jangan sesama kandidat adu curang terus masing-masing pada lapor MK lagi,”ujarnya.

Mahfud berharap, siapapun yang terpilih pada Pilkada mendatanf akan menjadi *strong leadership * yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dan memiliki keberanian dalam menegakkan supremasi hukum.

Sementara itu dalam perayaan puncak peringatan MILAD Universitas  swasta terbesar di Kawasan indoensia Timur (KTI) tersebut, Rektor UMI Prof Masrurah member penghargaan kepada Pangdam VII Wirabuana, Mayjen TNI Muhammad Nizam.  Selain Nizam, UMI juga memberi penghargaan kepada mantan rektor UMI, Ahmad Dara Syahruddin.

Sebelumnya sejumlah tokoh juga telah mendapat penghargaan serupa seperti Mantan Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, dan Walikota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.

Selain pemberian peniti emas, rektor UMI juga memberi penghargaan kepada dosen dan karyawan UMI yang telah mengabdi 25 tahun serta mahasiswa penghafal Alquran.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!