Pertemuan Silaturrahim Forum Mahasiswa Binaan UMI bersama LPDKI dan LPMD UMI berlangsung di Masjid Kampus 2 UMI (8/12). Hadir Ketua LPDKI UMI Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA, Kapus Desa Binaan LPMD UMI Ir.Mahir, MSi, Kabid Tahfiz Dr.H. Agus Salim,MA, para pengurus Forum Mahasiswa Binaan dan sejumlah mahasiswa binaan UMI.

Dr.H.M.Ishaq Shamad,MA dalam sambutannya menyampaikan bahwa mulai semester ini, mahasiswa binaan akan dievaluasi. Bagi mahasiswa binaan yang tidak aktif menyetor hafalan Al-Qur’annya pada pembina Tahfiz LPDKI UMI akan diberi teguran bahkan akan direkomendasikan ke Rektor UMI untuk dikeluarkan sebagai mahasiswa binaan UMI. Sebagaimana diketahui, mahasiswa binaan UMI diberi fasilitas beasiswa yang gratis BPPnya sampai selesai S-1, namun kewajibannya harus menghafal Al-Qur’an minimal 1 juz.

“Tahun ini Rektor UMI sudah menetapkan 2 orang mahasiswa penghafal Al-Qur’an UMI yang diberi reward naik Umrah di Mekah,” ujarnya.

Ir. Mahir, MS menyatakan bahwa LPMD UMI tahun ini akan tegas betul terhadap mahasiswa binaan yang malas menyetor hafalan. Bahkan akan dikeluarkan dari mahasiswa binaan. Sampai tahun ini jumlah mahasiswa binaan UMI sebanyak 512 orang. Dikatakan pula agar mahasiswa binaan memanfaatkan kesempatan memperoleh beasiswa tersebut.

“Diharapkan juga agar mahasiswa binaan UMI bisa berprestasi selain dibidang akademik, juga dibidang pengembangan bakat dan seni,” harapnya.

Diingatkan pula agar mahasiswa binaan UMI tidak terlibat tawuran dan anarkhis, jika ada yang terlibat, maka pihak LPMD tidak segan-segan mengeluarkan mahasiswa tersebut dari desa binaan UMI.

Ketua Forum Silaturrahim, Miswar menyatakan bahwa telah dicanangkan beberapa program kerja, diantaranya pelatihan kaligrafi, pelatihan shalat jenazah, pelatihan dakwah, tilawah, baksos, Majalah dinding, dan kajian keislaman, serta pelatihan kewirausahaan.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!