Hari Ke-22 Pesantren Ramadhan Virtual UMI menggunakan aplikasi Zoom, membahas tentang “Meraih Taqwa & Kembali kepada Fitrah” dengan Narasumber Dr. Hj. Muli Umiaty Noer, M.Hum/Direktur Akademi Bahasa Asing UMI (Jum’at, 15/5). Hadir Host Dr. H. M. Ishaq Shamad, MA bersama Syarifah Raehana, MA, sejumlah siswa dan mahasiswa.

Dr. Muli Umiaty dalam Video Taushiyahnya menjelaskan tujuan puasa untuk meraih derajat taqwa dan kembali kepada fitrah. Dikatakan puasa menjadi kewajiban bagi setiap orang mukmin, sebagaimana umat terdahulu. Berpuasa sebagai arena mengenal yang ghaib. Allah berfirman dalam Hadis Qudsi, Puasa adalah miliki Allah dan Allah akan membalas langsung kepada orang yang berpuasa. Selain itu, Rasulullah bersabda banyak orang yang tidak memperoleh pahala dari puasanya, kecuali lapar dan dahaga. Mereka melaksanakan puasa, tetapi belum mempuasakan panca indranya.

Selain itu, malam ganjil di sepuluh malam terakhir, disinyalir oleh ulama turunnya lailatul qadr, yang lebih baik dari 1000 bulan. Selanjutnya puncak mujahadah orang beriman, adalah derajat taqwa, dengan penyaksian manusia tentang yang Maha Ghaib. Karena itu, sesungguhnya yang paling mulia disisi Allah, adalah yang paling taqwa, kuncinya.

Host Dr. M. Ishaq Shamad menambahkan Allah memberikan solusi dari segala macam masalah yang dihadapi manusia, jika manusia bertaqwa, Allah berfirman “Waman yattaqillaaha yaj’allahu makhraja” (Barang siapa yang bertaqwa, maka Allah mengeluarkannya dari segala masalah yang dihadapinya), tambahnya.

Salah seorang peserta Syamril, dari Pangkep memiliki masalah dalam hal penyelesaian studinya, bagaimana kiat-kiatnya, agar dapat mengatasi masalahnya. Host Dr. M. Ishaq Shamad menjelaskan, semua masalah pasti ada solusinya, sepanjang manusia mau berusaha dan berikhtiar, sambil berdoa kepada Allah SWT. Studi yang dijalani, harus dengan sabar, ikhlas dan tekun memenuhi semua ketentuan dan persyaratan akademik. Selain itu, harus belajar keras dan rajin mengerjakan tugas-tugas yang dibebankan. Kalau semua itu, sudah ditempuh, baru kemudian bertawakkal kepada Allah SWT, jelasnya.

Selanjutnya disampaikan selamat kepada Najwa, dari Madrasah Aliyah Al-Mazahirah Pinrang yang sudah mengikuti Pesantren Ramadhan Virtual UMI ini sebanyak sepuluh kali, sehingga sudah melewati batas yang ditetapkan tim pesantren virtual UMI, sehingga Najwa memperoleh fasilitas bebas tes masuk di UMI. Congratulations Najwa. Namun demikian, ia tetap diminta untuk aktif join acara ini secara kontinyu sampai Ramadhan tahun 2020 ini berakhir, ajak Host.

Syarifah Raehana, turut bergembira, dan memberi semangat kepada Najwa, sambil berharap, agar masih ada calon MABA UMI lainnya yang bisa memperoleh fasilitas bebas tes seperti ini, harapnya.

(HUMAS)