Majelis Taklim Ukhuwah Kompleks Perumahan Universitas Muslim Indonesia (UMI) melaksanakn pelatihan penyelenggaraan jenazah yang diikuti 100 orang pengurus dan anggota majelis taklim (14/4) di masjid Al Adawiyah Komp.UMI yang dibuka Rektor UMI,Prof.Dr.Hj. Masrurah Mokhtar, MA.

Hadiri Ketua Yayasan Masjid Al Adwiyah Dr.H.A. Kadir Ahmad, MA dan ketua MT.Ukhuwah Hj. Kustiati Anies dan Pembina MT.Drs.M.Thaha Kadir yang juga sebagai narasumber.

Rektor UMI Prof.Dr.Hj. Masrurah Mokhtar, MA. sebelum membuka acara mengatakan, kegiatan ini sangat strategis  karena bertujuan  memberikan wawasan serta mengubah mindset atau pola pikir semua pengurus dan anggota untuk dapat tampil menyelenggarakan jenazah, baik  itu memandikan, mengafani, menshalatkan dan menguburkan jenazah. Banyak di kalangan kita, misalnya harus mengundang orang lain untuk memandikan jenazah, baik itu orang tua, saudara ataupun suami yang meninggal.

“Kami mengharapkan kepada peserta agar lebih berani menyelenggarakan jenazah dan bisa beralih dari penonton menjadi penyelengara jenazah,” ungkap mantan Dekan Fakultas Sastra dua periode ini.

Sementara itu, Ketua MT.Ukhuwah UMI, Hj.Kustiati Anies mengatakan bahwa pelatihan yang berlangsung sehari mulai jam 9.00 s.d 17.00 (teori dan praktek) memiliki target yang  tidak mengharuskan peserta bisa langsung menangani atau menyelenggarakan jenazah, tetapi minimal bisa membuka wawasan mereka untuk memahami tata cara menyelenggarakan jenazah, sesuai dengan harapan dari pelatihan yang diberikan untuk siap menjadi penyelenggara jenazah minimal dikeluarga masing-masing.

Pelatihan yang menghadirkan narasumber Drs.M.Thaha Kadir ini menyampaikan teori dan sekaligus praktek dengan materi tatacara pengurusan jenazah dan memperagakan tatacara pengurusan jenazah, mendiskusikan dan praktek tata cara memandikan jenazah, tata cara mengkafani jenazah, tata cara menshalatkan jenazah dan cara menguburkan jenazah.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!