Pemerintah, universitas, dan lembaga penelitian lainnya, bersama-sama dengan sektor industri, sangat berpotensi membentuk segitiga sinergis untuk bersama-sama menangani perpindahan internalisasi dan pengembangan teknologi strategis untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing nasional secara berkelanjutan. Otonomi merupakan hak atau kewenangan yang diberikan oleh pihak yang berwenang atau pemerintah, sedangkan kebebasan akademik adalah jenis kebebasan yang dimiliki oleh akademisi dalam menjalankan tugas dan aktivitas fungsional mereka, yaitu pendidikan dan penelitian ilmiah. Perkembangan  akuntabilitas Universitas dimaksudkan untuk membuat penggunaan terbaik dari sumber daya universitas untuk kegiatan mempertahankan tujuan yang telah ditetapkan.

Hal ini disampaikan Dr. Niniek Fariaty Lantara,S.E.,M.Si dalam artikel yang diterbitkan pada jurnal internasional ‘w w w . c i r w o r l d . c o m: Journal of Social Science Research (JSSR)’ ISSN: 2321 – 1091 Vol.10, No.4 September 2016.

Artikel ini juga telah disahkan dan mendapatkan pengakuan dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya (LP2S) dan Fakultas Ekonomi Universitas Muslim Indonesia (UMI) dalam bentuk surat pernyataan melaksanakan penelitian.

Artikel tersebut dapat dilihat pada link https://cirworld.com.