UMI Makassar – Nurmiah Muin, SE., M.Pd, dosen Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul Pengembangan Model Pelatihan Pencerahan Qalbu (PPQ) untuk Mahasiswa Baru Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang digelar di program pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM) (20/10).

Turut hadir rektor UMI Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar, MA, direktur PPs UMI Prof.Dr.H.Basri Modding, M.Si, sekretaris Yayasan Wakaf UMI Ir.H.Lambang Basri,P.hD, Dekan Fakultas Sastra UMI Dra.Hj.Muli Umiaty Noer, M.Hum, wakil dekan 2 Fakultas Sastra UMI Dra.Mulyani Kone, M.Hum, dan puluhan dosen dalam lingkup UMI Makassar.

Dalam paparan promosi doktornya, Nurmiah memaparkan tujuan penelitian ini untuk mengembangkan model pelatihan Pencerahan Qalbu mahasiswa Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang valid, praktis dan efektif.

Adapun hasil penelitiannya, bahwa model PPQ; 1). valid karena hasil validasi tim ahli terhadap model, baik dasar teori, komponen-komponen model dan perangkatnya, semua valid, 2) praktis karena hasil pengamatan terhadap keterlaksanaan model dan pengelolaan pelatihan, terlaksana dengan baik, 3) efektif karena berdasarkan hasil pengujian, meningkatkan karakter mutmainnah peserta pelatihan, sikap, dan keterampilan praktek ibadah. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa model PPQ valid, praktis dan efektif dalam meningkatkan karakter mutmainnah mahasiswa peserta PPQ.

“Model PPQ dinyatakan valid karena hasil pengamatan terhadap model dan keterlibatan peserta dalam program, hasil peningkatan ibadah setelah PPQ, berkarakter mutmainnah meningkat dengan tajam”, ungkapnya.

Ketua BAN-PT Prof Mansyur Ramly yang juga bertindak sebagai penguji eksternal sebelum menguji promovendus, memberikan masukan, bahwa saat ini banyak Perguruan Tinggi di Indonesia banyak yang menerapkan pelatihan soft skill. PPQ ini juga merupakan salah satu soft skill.

“Mahasiswa yang melalukan demo itu merupakan 10 dari 20000 dari mahasiswa yang ada di UMI,” ungkapnya.

Sebelum acara ditutup, rektor UMI Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar,MA didaulat untuk memberikan testimoni terkait promovendus. Prof.Masrurah menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak program pascasarjana Universitas Negeri Makassar, promotor, ko-promotor serta tim penguji atas dukungan dan bimbingannya kepada promovendus selama mengikuti perkuliahan di UNM. Ucapan selamat juga disampaikan kepada Dr.Nurmiah Muin,SE.,M.Pd atas promosinya.

“Saya tahu betul apa yang disampaikan ibu Dr. Nurmiah dalam disertasinya, beliau selalu curhat dengan saya setelah shalat jamaah shalat subuh,” ungkapnya.

Dikatakan pula, Prof Masrurah sempat ditanya ketika Dikti melaksanakan pelatihan pendidikan karakter bangsa di Bogor, mengapa mahasiswa UMI masih saja demo , padahal UMI sudah memiliki program Pencerahan Qalbu.

“Setelah kami mewawancarai mahasiswa yang ikut demo itu dan¬†memberikan skors, yang demo itu adalah yang tidak lulus pencerahan Qalbunya, ada yang sempat ikut tapi hanya 2 hari,” ungkapnya.

Bertindak sebagai ketua sidang asdir 1 bidang akademik Prof.Dr.H.Suradi Tahir, M.S, , penguji internal Prof.Dr.H.Patta Bundu, M.Ed dan Prof. Dr.H. Arifin Ahmad,MA yang juga ketua prodi pendidikan, penguji eksternal Prof.Dr.H.Mansyur Ramly.M.Si, serta promotor Prof Dr Hamzah Upu, M.Ed dan ko-promotor Prof.Dr.H. Syamsul Bachri Thalib,M.Si.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!