Malam ini, dipastikan 13 Mahasiswa Fakultas Teknologi Industri UMI tidak pulang kampung lebaran.

Mereka berasal dari Merauke Papua, Maluku Utara, Maluku, Berau Kalimantan Timur, Banjarmasing Kalimantan Selatan, Luwuk Banggai dan Palu Sulawesi Tengah, Bau Bau dan Buton Sulawesi Tenggara serta dari Sulawesi Selatan.

13 mahasiswa tersebut di serahkan bantuan tahap ketiga kebutuhan pokok berupa Beras 5 Kg, 20 bungkus Mie Instan, 1 botol Minyak Goreng, 1 Kg Gula Pasir, sabun mandi, sabun cuci, pasta gigi, cairan pencuci piring, minuman multi vitamin serta masker 2 lembar.

Paket Bantuan ini berasal dari Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI) Sulsel dan AAS Fundation.

Pada tahap pertama sebelum memasuki bulan suci ramadhan 58 paket telah disalurkan dan pada tahap kedua 37 paket, sebagian sebagian dari mahasiswa FTI UMI yang kos-kosan sudah meninggalkan Kota Makassar.

“Malam ini kami kunjungi satu per satu untuk memastikan kondisi mereka dan Insya Allah kebutuhan pokok mereka akan terpenuhi sampai bulan Juli yang akan datang”.

Alhamdulilah semua mahasiswa kami bisa memahami situasi pandemi covid-19 dan tetap sabar dan ikhlan menerapkan protokol di rumah kos masing masing.

(HUMAS)