ldki

Pelantikan penerima amanah dalam lingkup UMI berlangsung di Aula UNITAR Kampus 1 UMI Jl.Kakatua No.27 Makassar (12/1). Hadir Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI H.Muh.Mokhtar Noer Jaya, Ketua Harian YW-UMI Prof.H.Muh.Jobhaar Bima,SE,M.Si, Ph.D, Rektor UMI Prof.Dr.Hj.Masrurah Mokhtar,MA, para Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana dan pimpinan Fakultas dalam Lingkup UMI dan sejumlah dosen yang dilantik.

Rektor UMI melantik sekitar 31 orang untuk beberapa jabatan diantaranya Dekan FIK Ir. H.M.Diah Yusuf,Ph.D, Karetaker Dekan FTI Prof.Dr. H. Syahnur Said,SE,M.Si, Ketua Lembaga Pengembangan Dakwah dan Kampus Islami (Dr.H.M.Ishaq Samad,MA). Kemudian masing-masing Wakil Dekan IV: (Dra.Nursetiawati,MA/F.Agama), Drs.Syamsul Bahri,MA/F.Ekonomi, Dr.H.M.Saleh Suratmin,MH/F.Teknik), Drs.H.M.Ilyas Upe, MA (F.Perikanan/Pertanian), Dra.Hj.Jamiah Tompo,MH/F.FIK), Dra.Hj.Nurjaya, SH,MH (F.Hukum), Dr.H.M.Nukman,MA (FKM)Dra.Hj.Mihrah Syukur,MA (F.Farmasi), Drs.M.Said P,MA/F.Kedokteran), Dra.Hj.Nurjannah Abna,M.Pd. (Kepala Urusan Internasional dan Humas) dan beberapa jabatan strategis lainnya.

Rektor UMI dalam sambutannya menyatakan “terjadi pergeseran hal biasa, namun hal yang luar biasa dalam pelantikan ini karena adanya pelantikan Wakil Dekan IV dan Lembaga Pengembangan Dakwah dan Kampus Islami (LDKI)”. Menurut Rektor “alasan pembentukan lembaga baru ini untuk mensukseskan Program Kampus Islami UMI yang telah dicanangkan puluhan tahun yang lalu”. Selain itu, “UMI ini didirikan sebagai Lembaga Dakwah dan Pendidikan, bahkan lembaga pendidikan yang ada program Islaminya banyak diminati, sehingga ini menjadi nilai plus yang digandrungi oleh masyarakat”,urainya. Dikatakan pula “kami optimis lembaga baru ini akan mampu mengangkat derajat UMI sebagaimana yang diharapkan bersama”. Rektor menghimbau “mari kita bersama-sama untuk berfikir membangun UMI dengan kebersamaan dan persamaan diantara kita”.

Dilain sambutannya Rektor UMI mengatakan “saya mau sisa hidup saya untuk abdikan untuk pengabdian kepada Allah Swt, termasuk jabatan Rektor sebagai lahan pengabdian kepada Allah Swt”.

Di akhir sambutannya Rektor UMI meminta semua penerima amanah untuk bertanggung jawab terhadap amanah yang diberikan dan ini sudah ditetapkan oleh Allah Swt.

Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI dalam sambutannya menyatakan “penerima amanah ini melalui proses yang panjang dengan konsultasi antara Yayasan, Rektorat dan Fakultas/unit. Selain itu dikatakan pula¬† “tugas lembaga dakwah dan kampus Islami tidak gampang, karena ini merupakan program unggulan UMI yang telah dicanangkan UMI beberapa tahun silam”. Namun “kami optimis penerima amanah ini yang terbaik yang diharapkan mampu mengemban amanah dengan hasil yang terbaik insya Allah”, urainya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!