Pelepasan jenazah almarhum oleh Ketua Pembina YW UMI Prof. Dr. H. Mansyur Ramly di Masjid Umar Bin Khattab Kampus 2 UMI (19/6). Hadir sejumlah Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Rektor UMI dan Para Wakil Rektor, Pimpinan Fakultas, Lembaga dan unit serta ratusan jamaah. Hadir pula Ketua MUI Kota Makassar, dan anggota DPRD Sulsel.

Prof. Mansyur Ramly menyatakan Allah lebih mencintai almarhum. Kita ikhlash melepas almarhum dan Kami pimpinan UMI merasa kehilangan. Beliau dulu diterima sebagai Dosen YW UMI oleh alm. Prof. Basalamah yang direkomendasikan Dr. Iskandar Siba dan Kiai Said.

Secara pribadi, Prof. Mansyur sering meminta diberikan Hadis kepada almarhum Arifin Rasyid dan M. Thahir Bandu. Beliau selalu memberi referensi hadis Sahih. Kita sangat kehilangan. Kami sangat membutuhkan almarhum, insyaa Allah, Allah mengambil dan mempunyai rencana lain. Insya Allah, ada yang mewarisi ilmu beliau. Kita melepas almrhum dengan kalimat innalillaahi wainna ilayhi raajiun.

Kita ikhlas sekalipun hati kita sangat sedih, tapi percayalah Allah Maha adil, menghadap pada Allah Swt. Semoga seluruh amal ibadah dan ilmu diwariskan menjadi amal jariah.

Keluarga yang ditinggal, UMI sudah menjadi keluarga istri dan anak-anaknya. Jangan segan ke UMI apa yang menjadi kebutuhan keluarga. Mewakili keluarga besar UMI untuk memaafkan segala hal2 khilaf beliau. Jika ada utang piutang agar diselesaikan keluarga. Riwayat Hidup Singkat dibacakan Dr.H. M. Ishaq Shamad, MA., Nama: Dr. H. M. Thahir Bandu,MA., Lahir di Bone 28 Desember 1955 dan Wafat 19 Juni 2019 dalam usia 64 tahun. Almarhum meninggalkan seorang Istri, 4 orang anak, 2 anak menantu, dan 2 orang cucu. Riwayat pendidikan S1 di Universitas Ummul Qurra Mekah tahun 1989, S2 al Maahad Rabithah Mekah 1992 dan S3 di Universiti Kebangsaan Malaysia tahun 2000. Sejumlah jabatan di UMI pernah diamanahkan, diantaranya Ketua P3MKI UMI, Kabid Fatwa dan Dakwah LPDKI UMI dan Ka. Prodi Bahasa Arab FAI UMI. Di luar UMI sebagai pengurus MUI Sulsel dan MUI Kota Makassar. Ia pernah menjadi Pimpinan Ponpes al Ikhlash Ujung Bone, dan menjadi Dewan Hakim MTQ Nasional, jelasnya.

(HUMAS)