Gedung Menara UMI di Jl. Urip Sumoharjo Makassar terus berbenah setelah diambil alih oleh Yayasan Wakaf UMI, gedung tersebut sebelumnya bernama gedung ITTC Makassar.

Menurut Manajer Pengelola Menara UMI, Farid Yusuf mengatakan bahwa Pembenahan ini bukan hanya penataan di dalam gedung tetapi juga di luar gedung, sehingga tampak luar dari gedung tersebut akan terlihat lebih cantik dari sebelumnya. Disamping itu ada penambahan fasilitas, seperti ATM Centre.

“Ini semua dimaksudkan untuk memberi kemudahan dan kenyamanan bagi pengunjung dan tenant/penyewa yang ada di gedung tersebut,” katanya.

Konsep yang diterapkan dalam pengelolaan gedung Menara UMI merupakan konsep yang masih baru di Makassar, yaitu perpaduan antara pusat bisnis dan akademik, sehingga pengunjung yang datang bukan hanya semata-mata urusan bisnis tetapi juga akademik karena lantai 1 sampai 5 diperuntukkan sebagai pusat bisnis, yang meliputi lantai 1 perkantoran, perbankan, mini market dan toko buku, lantai 2 sebagai pusat jajanan makanan, lantai 3,4 dan 5 pusat penjualan dan servis komputer, lantai 6 sampai 10 diperuntukkan kegiatan akademik, yaitu Fakultas Kedokteran Umum dan Gigi serta Rektorat UMI.

Konsep ini ternyata direspon positif beberapa pengusaha di daerah ini, karena dua bulan terakhir, ada beberapa tenant-tenant baru yang masuk khususnya tenant IT (Komputer dan Aksesoris), dan beberapa tenant yang berminat dan sudah melihat langsung dilokasi, seperti travel, toko buku dan perbankan.

“Kami yakin prospek ke depan gedung Menara UMI ini sebagai pusat bisnis cukup baik dan akan berkembang karena letaknya yang strategis dan mudah dijangkau dari berbagai arah karena dilewati kendaraan angkutan kota, lahan parkir yang luas, dekat dengan perkantoran dan kampus, terbukti sudah banyak pengusaha yang mulai  melirik tempat ini sebagai salah satu tempat yang tepat untuk melakukan investasi di Kota Makassar,” ungkapnya.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!