Grand Final Pemilihan Duta Mahasiswa Kampus Islami UMI Tahun 2020 (03 Februari 2020)

Posted by Umi Makassar on Monday, February 3, 2020

Duta Mahasiswa Kampus Islami Universitas Muslim Indonesia Tahun 2020 (03 Februari 2020)

Posted by Umi Makassar on Monday, February 3, 2020

Dalam rangka menyambut Milad ke 66 tahun 2020. Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, menggelar pemilihan Duta Mahasiswa kampus Islami UMI Makassar 2020.

Melalui Grand final bertajuk “Inovasi untuk kemajuan institusi dan kemaslahatan indonesia maju”, berlangsung Senin 3 Februari 2020 di Menara UMI Lt 9 mereka memaparkan paper dihadapan dewan juri.

Rektor UMI Makassar, Prof. Dr. H. Basri Modding menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Milad UMI ke 66 yang dilaksanakan setiap tahun bertepatan pertengahan tahun 2020 ini.

“Kegiatan ini dalam rangka menyambut milad UMI ke 66. Maka dilakukan pemilihan duta mahasiswa Kampus Islami UMI 2020,” ujarnya.

Pemilihan duta mahasiswa kampus Islami, bertujuan untuk memilih wakil mahasiswa UMI yang dapat mempromosikan program unggulan UMI melalui berbagai event yang dilaksanakan UMI.

Selain itu, duta mahasiswa kampus Islami diharapkan berperilaku yang mencerminkan visi misi UMI sebagai mahasiswa berilmu amaliah, beramal ilmiah dan berakhlaqul karimah.

Guru besar FEB UMI ini menjelaskan, tujuan utama kegiatan seperti ini adalah mencari mahasiswa berperestasi. Untuk menjadi duta jika ada kegiatan nasional atau internasioanl untuk mempromosi UMI ke khalayak banyak.

“mereka yang terpilih adalah memiliki kemampuan public speaking dan akan menjadi pendamping jika tamu dari luar ke UMI,” ungkapnya.

Mahasiswa UMI yang terpilih sebagai duta mahasiswa kampus Islami melalui seleksi awal di tingkat fakultas. Kemudian juara di tingkat fakultas diseleksi tingkat Universitas yang dilaksanakan hari ini.

Sejumlah kriteria penilaian antara lain, kemampuan akademik, penguasaan public speaking, wawasan ke-UMI-an, wawasan keindonesiaan dan pengetahuan umum. Selain itu, para peserta juga diuji kompetensi bahasa asing (Inggris dan Arab) serta penguasaan materi pencerahan qalbu UMI.

Selain itu, lanjut mantan Direktur PPs UMI Makassar ini, Sangat berharap mahaaiswa-mahasiswi yang terpilih menjadi duta kampus islami nantinya memiliki kemampuan yang mampuni sehingga menjadi pioner atau menjadi representase puluhan ribu mahasiswa di UMI dalam setiap event.

“Paling tidak menjadi duta islami adalah memahami seluk beluk di UMI, Artinya, bagaimana menjadi contoh duta mahasiswa kampus UMI, Paling tidak memiliki wawasan keagamaan, wawasan ilmiah, kemampuan berkomunikasi, wawasan citra diri dan perilaku yang baik,” tuturnya.

Senada, Dr. H Ishaq samad MA, selaku Ketua UPT Pengembangan Karakter dan Dakwah UMI Makassar, mengatakan jumlah mahasiswa-mahasiswa berkompetisi di kegiatan ini sebanyak 16 orang dari berbagai fakultas.

“Ada beberapa kriteria yang jadi penilaian. Penilaian karya tulis, public speaking, wiraga (cara presentasi), wawasan soal UMI, wawasan ke Indoneaia dan keislaman, ketrampilan, kualitas jawaban dan pencerahan qalbu,” jelasnya secara singkat.

Adapun dewan juri dalam grand final duta mahasiswa kampus islami Universitas Muslim indonesia tahun 2020 adalah, Wakil Rektor 4, Dr. KH. Zain Irwanto, MA, Wakil Rektor 5, Prof. Dr. Ir. H. M. Hattah Fattah, MS, Ketua UPT PKD UMI, Dr. H. M. Ishaq Shamad, MA, dan Kepala Humas UMI, Dr. Hj. Nurjannah Abna, MPd.

(HUMAS)