Makassar, umi.ac.id – Universitas Muslim Indonesia (UMI) telah resmi mengumumkan Calon Mahasiswa Baru (Camaba) yang lolos pada gelombang pertama pada Minggu, 19 Juli 2020 malam. 3260 orang dinyatakan lulus dan dipersilahkan untuk mendaftar ulang.

Meski telah berakhir, antusias masyarakat tetap masih tinggi untuk melanjutkan pendidikan tinggi anaknya ke UMI, namun terkendala sejumlah hal. Akhirnya, untuk merespon itu, UMI memilih membuka kembali pendaftaran Camaba gelombang ke dua.

Wakil Rektor I UMI Dr. Ir. H Hanafi Ashad, M.T mengatakana, UMI sebagai perguruan tinggi terkemuka berbasis pendidikan dan dakwah selalu mendekatkan diri kepada masyarakat, termasuk untuk urusan pendidikan tinggi.

Ketua Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) ini menyebut, pihaknya membuka pendaftaran Camaba gelombang ke dua pada 20 Juli hingga 22 Agustus 2020.

“Jadi hasil rapat ternyata masih banyak masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya ke UMI namun terkendala beberapa hal. Sehingga kami memutuskan membuka gelombang ke dua itu,” ungkap Hanafi Ashad di ruang kerjanya Lantai 9 Menara UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar, Seni (20/7/2020).

Untuk berkas yang disiapkan, kata mantan Dekan Fakultas teknik UMI ini, masih sama seperti yang disyaratkan pada gelombang pertama.

“Masih sama diantaranya KTP atau KK, surat keterangan lulus jika belum memiliki ijazah, transkrip nilai, dan raport di semester 5 sekolah menengah atas dengan nilai minimal 65,” paparnya.

Bagi calon mahasiswa baru yang dinyatakan harus melalui proses ujian, maka ujiannya dilakukan secara online pada 26 Agustus 2020 dan pengumuman kelulusan pada 28 Agustus 2020 mendatang.

(HUMAS)