Abstrak: Pelangi Sulawesi (Marosatherina ladigesr) dengan nama lokal ikan beseng-beseng merupakan ikan hias air tawar endemik di Sulawesi Selatan. Kelestarian ikan ini di habitat aslinya sudah terancang punah dan terdaftar IUNC. Domestikasi induk sudah dapat dilakukan, namun timbul masalah yaitu serangan ektoparasit. Tujuan penelitian untuk mengetahui intesitas dan prevalensiektoparasit yang menyerang ikan beseng-beseng yang domestikasi. Sampel ikan yang diperika diambil dari induk yang dipelihara selama 5 bulan. Pakan alami yang diberikan berupa Dapnia sp, Chironomus sp dan Culex s. Frekwesi pemberian pakan dua kali sehari. Parameter yang diamati adalah intesitas dan prevalensi yang menyerang ikan beseng-beseng. Bagian tubuh yang diamati adalah bagian kepala, badan dan ekor. Jenis parasit yang didapat pada ikan beseng-beseng yang didbmestikasi yaitv Trichodina sp, Dactilogyrus, Gyrodactilus dan lchtypthirius multifilis. Tingkat prevalensi ektoparasit pada ikan beseng-beseng yang dipelihara dengan pemberian pakan larua Culex sp adalah 35,53 %, pemberian pakan Dapnia sp yaitu 28,89 96, dan pemberian pakan Chironomussp sebesar 24,44%. Bagian tubuh yang banyak diserang adalah bagian badan 57,67 %, bagian ekor sebesar 48,89 % dan bagian kepala yaitu 35,55 04. lntensitas parasite yang menyerang bagian mulut = zz indlekor, mata = 4 ind/ekor, insang= rr indlekor, sirip punggung dan sirip data = I ind/ekor, kulit = 17 indlekor, dan sirip ekor = r9 ind/ekor.

Kata kunci : intensitas, prevalensi, ektoparasit, endemik, Marosatherina ladigesi

Penulis: Jayadir, Amrah Husma dan Hasma Sukma

Artikel ini telah dipublikasikan pada Prosiding Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan Bandung, 17 November 2015.

Download [1.07 MB]

Artikel ini juga telah direview oleh reviewer internal Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar. Berikut hasil review dari reviewer internal:

Download [1.06 MB]

 

error: Content is protected !!