Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Nuzulul Quran 1439 H sekaligus mengadakan buka puasa bersama anak yatim, di Auditorium UMI, Senin (4/6/).

Dalam sambutannya, Rektor UMI, Prof Masrurah Mokhtar mengatakan, peringatan Nuzulul Quran tersebut merupakan agenda rutin yang dilakukan UMI setiap tahun.

“Peringatan ini menjadi tradisi bagi UMI. Seperti yang kita tahu Alquran merupakan pedoman hidup kita. Maka, diperingatan Nuzulul Quran ini, marilah kita mengintervensi diri agar menjadi lebih baik lagi,” katanya.

Sementara itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (RI), Prof Mahfud MD dalam tausiyahnya menyampaikan, di kehidupan manusia terdapat dua jenis kualitas, yakni manusia dengan kualitas seperti air dan kualitas seperti buih.

“Manusia dengan kualitas air ini adalah mereka yang selalu menjaga diri agar menjadi lebih baik. Sedangkan buih, ialah manusia yang tidak ada pendiriannya dan tidak bisa menjaga diri, karena buih akan selalu mengikut kemana air berbelok,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Prof. Mahfud juga berpesan kepada civitas akademika UMI untuk tetap menjaga salatnya.

“Salat itu hanya bacaan, yang penting pertama adalah kepasrahan diri kepada Allah Subhana Wataalah saat takbir dan ditutup dengan salam ke kanan lalu kiri. Salam itu artinya agar kita tetap memperhatikan masyarakat di kanan dan kiri kita setelah salat,” tutur Prof Mahfud.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!