UMI Makassar – Tim Produksi dan Penulis Buku Mencari Jejak Amarah, Rasmi Ridjang Sikati menemui Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI) Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar MA di Ruang Kerja Rektor, Jumat (14/7).

Pertemuan yang juga dihadiri Wakil Rektor III UMI Prof Dr Gani, Kepala Humas UMI Dr Nurjannah Abna dan Zein Irwanto membahas rencana difilmkannya buku Mencari Jejak Amarah.

Masrurah menyambut baik pembuatan film tersebut tapi, pihaknya akan segera merapatkan naskah film yang disodorkan itu dalam rapat senat.

“Ini menyangkut nama UMI dan kasus yang terjadi di tahun 96. Kita akan pelajari naskahnya segera dan ditentukan di rapat senat,” ujar Masrurah.

Pihak rektorat juga berpesan agar semua yang berkompeten nantinya dilibatkan dalam pembuatan film tersebut.

Sementara itu, Zein Irwanto yang saat peristiwa Amarah terjadi menjabat WR 3 mengakui jika peristiwa itu sarat makna.

“Setiap orang yang terlibat pasti mengingatnya dan jika difilmkan harus ada muatan edukasi di dalamnya yang bisa jadi pelajaran semua pihak kenapa Amarah sampai terjadi,” pesain Zein Irwanto.

Rasmi mengakui jika naskah film yang diberikan ke Prof Masrurah bisa direvisi dengan menerima masukan dari pihak rektorat.

“Semua pihak, keluarga korban, pelaku sejarah, saksi sejarah, rektorat dan pihak tentara akan dilibatkan dan ikut nantinya berembug untuk memberi masukan dalam naskah film,” ujarnya.

Sebelumnya, tim produksi Amarah menemui Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayjen Agus SB untuk membahas filem Amarah.

Film tersebut rencananya akan diproduksi tahun ini dan tayang di tahun 2018 pas perayaan Amarah di tanggal 24 April 2018.

Amarah adalah peristiwa sejarah yang terjadi di Kampus UMI pada 24 April 1996. Saat itu, tiga mahasiswa meninggal, masing-masing, Saiful Bya, Andi Sultan Iskandar, dan Tasrief Daming.

(Humas UMI)

error: Content is protected !!