Semangat Muhammad Imam Arif menunjukan kualitasnya di bidang Fisika memang patut diacungi jempol. Berbekal pengalaman kegagalan di tahun 2018, mahasiswa jurusan Teknik Mesin Universitas Muslim Indonesia (UMI) ini sukses membuktikan dirinya salah satu dari sekian wakil LLDikti Wilayah IX yang layak bertarung di Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (ON MIPA) Tahun 2019.
Mahasiswa angkatan 2017 ini mengaku awalnya dirinya mengikuti seleksi di tingkat LLDikti Wilayah IX perwakilan UMI, namun dirinya gagal. Di tahun 2019 lah menjadi masa terbaik bagi putra berdarah Pinrang ini. Dirinya sukses mengikuti semua tahapan hingga ke tingkat nasional.
Kini, Imam Arif sedang menguji kualitasnya di tingkat nasional lewat ON MIPA 2019 yang dipusatkan di Kampus II UMI, Jalan Urip Sumohardjo, Makassar. Acara tersebut berlangsung selama dua hari yakni 27-28 April 2019.
“Tahun lalu saya ikut di tingkat wilayah IX. Dari kesempatan itu saya belum bisa sampai di tingkatan nasional, namun tidak membuat saya putus asa, Alhamdulillah, tahun ini rasa syukur yang sangat besar saya mendengar bahwa saya terpilih mewakili LLDikti Wilayah IX ke tingkat nasional dan saya rasa ini merupakan sebuah tanggung jawab yang cukup besar karena karena membawa nama universitas dibawah binaan LLDikti wilayah IX,” ungkap Imam Arif saat ditemui usai mengikuti tes pertama di Fakultas Kedokteran UMI, Sabtu (27/4/2019).
Dalam even berkaliber nasional ini, Imam Arif bersaing dengan ratusan mahasiswa dari 80 perguruan tinggi swasta maupun negeri se-Indonesia. Imam Arif mengaku akan menunjukan performa terbaik demi almamater tercintanya kampus hijau Universitas Muslim Indonesia.
Menyinggung persiapan yang dilakukan, mahasiswa semester IV Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik UMI ini mengatakan bahwa sebetulnya saya sudah jauh mempersiapkan diri mengikuti seleksi tingkat wilayah untuk tahun ini, kan saya tahun lalu tidak lolos jadi sejak itu saya mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi tingkat wilayah dan alhamdulillah saya lolos persiapan untuk tingkat nasional. Kami sudah berusaha sebaik mungkin untuk belajar, mempersiapkan diri,” papar Imam Arif.
Meski melawan ratusan mahasiswa dari deretan kampus beken, Imam Arif mengaku tetap optimis meraih juara dalam ON MIPA 2019 di UMI kali ini. “Itu adalah tantangan yang sangat besar menurut saya ketika kita berhadapan dengan bisa dibilang orang orang hebat di luar sana dari beberapa wilayah, mencari manusia manusia terbaik dari beberapa bidang dan saya insya allah akan berusaha untuk bisa lolos di tingkat nasional lagi, dan berharap dari kami bisa masuk di sepuluh besar,” tutup Imam Arif.
ON MIPA kali ini, Imam Arif sendiri mengikuti lomba di bidang Fisika. Sekedar informasi, Imam Arif juga mantan peserta olimpiade tingkat Provinsi bidang komputer saat masih SMA.

(HUMAS)