PIMNAS KE 30 : Rektor UMI Borong Hasil PKM Mahasiswa PIMNAS

UMI Makassar – Sebagai wujud atensi dan kekaguman yang cukup besar, Rektor Universitas Muslim Indonesia (UMI), Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar,MA turun langsung memantau Pameran  Kreatifitas Mahasiswa (PKM) PIMNAS ke-30, Kamis (24/8) di Kampus II UMI.

Prof Masrurah sangat tertarik terhadap sejumlah produk mahasiswa. Selanjutnya, Ketua BK PTIS itu memborong berbagai produk.

Produk yang diborong; Mukenah Magnet (UPN Veteran, Jakarta), Tas Batik Multifungsi (Mupbagus), Kripik Jani (UNSRI), Kaos Oblong Osing dan tas daur ulang.

“Kami membuat sejumlah keunggulan produk. Pertama, animasi yang menarik dan lucu, glow in the dark, bahasa Osing yang bervariasi, dan banyak pilihan warna dengan harga yang kompetitif sehingga bu rektor tertarik beli 11 pcs,” ungkap Robi Cahyadi, Ketua Sekaligus Manager Kobong Gemeraling.

“Sebagai tanda terima kasih, kami memberikan bonus berupa ganci dan stiker,” lanjut Mahasiswa asal Universitas  Muhammadiah Malang itu.

Dalam kunjungannya, rektor UMI yang didampingi tim termasuk Kepala Humas UMI, Dr Hj Nurjannah Abna.

(Humas UMI)

Previous PIMNAS KE 30 : Hari Ke 2 Berjalan Lancar, Kemenristek DIKTI Puji UMI
Next PIMNAS ke 30 : 7 Karya Ilmiah & Tim Terbanyak di PIMNAS ke 30 di UMI

You might also like

Rektor UMI & Pimpinan Kedokteran UMI Hadiri AMEE di Italia

Rektor UMI dari Italia melaporkan kegiatan yang sementara diikuti Assosiation of Medical Education in Europe (AMEE) yang dibuka pemerintah Italia tanggal 31 Agustus 2014 waktu Italia. Kegiatan yang diikuti bersama

Wisuda Hari Ke-2, UMI Mewisuda 1.224 Wisudawan

UMI Makassar – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mewisuda 1.224 Sarjana (S1) dan Diploma 3 pada Wisuda Periode 2 UMI Tahun 2013, di Auditorium Al Jibra kampus 2 UMI, Jl.

Dosen Pemula UMI Presentasi Proposal Penelitian

UMI Makassar – Sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi dalam penyusunan proposal penelitian yang akan didanai oleh DP2M Dikti, khususnya bagi Dosen Pemula UMI, Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber